Catat! Ini Jalan yang Akan Dilalui Obor Asian Games 2018 di Makassar

Editor : Aris Munandar
Dari kiri ke kanan: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Mallajareng, 
Asisten Potensi Maritim Lantamal VI Makassar, Kol Suratun, Kadispora Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, dan Inasgoc Makassar, Awi Zahab saat jumoa pers Pawai Obor Asian Games 2018. (Adam/Online24).
Dari kiri ke kanan: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Mallajareng, Asisten Potensi Maritim Lantamal VI Makassar, Kol Suratun, Kadispora Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, dan Inasgoc Makassar, Awi Zahab saat jumoa pers Pawai Obor Asian Games 2018. (Adam/Online24).

Online24, Makassar – Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan mendapat kehormatan sebagai salah satu kota yang dilintasi pawai obor atau Torch Relay Asian Games 2018. Tidak hanya disinggahi, obor ini nantinya akan diarak mengililingi Kota Daeng.

Kadispora Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan obor Asian Games 2018 nanti akan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar pada 28 Juli dari Raja Ampat, Papua. Kemudian langsung dibawa ke Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba.

“Ada seremoni di sana (Pantai Bira) kemudian bergerak menuju ke Makassar, Pelabuhan Soekarno Hatta. Opsi pertama obor akan dibawa dengan perahu Pinisi menuju ke Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar jika cuaca memungkinakan,” kata Hendra saat menggelar jumoa pers di bilangan Jalan Andi Djemma, Makassar, Jumat (20/7/2018).

Jika tidak, maka jalur darat akan dipilih melewati Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Takalar, dan Gowa.

Setelah itu, obor kemudian diarak memakai KRI Dewaruci yang dipimpin langsung Kasal TNI AL menuju Anjungan Pantai Losari. Selain kapal legendaris ini, sejumlah KRI dari Surabaya, kapal milik instansi pemerintahan dan kapal nelayan juga akan terlibat.

“Di Anjungan Pantai Losari akan diterima oleh Walikota Makassar (Moh Ramdhan Danny Pomanto) dan unsur Forkopimda. Akan ada pataka dan penyerahan obor,” ungkap Hendra.

Kesempatan langka ini, kata Kadispora harus dimaksimalkan untuk memperkenalkan pariwisata, pertunjukan seni maupun budaya Kota Makassar.

“Ini kesempatan kita promosi. Karena menurut rapat terakhir dari Inasgoc, ada 45 media asing yang juga ikut meliput kegiatan ini. Kita akan menunjukkan perform adat kita, budaya kita. Ada Angngarru, Gandrang Bulo, dan pidato dari perwakilan Walikota,” tuturnya.

Seusai penyambutan di Anjungan Pantai Losari, kirab obor akan melalui sejumlah jalan di Kota Makassar. Rutenya meliputi Jalan Penghibur, melalui Benteng Fort Rotterdam, Balaikota di Jalan Ahmad Yani, Lapangan Karebosi dan Monumen Mandala di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Chairil Anwar, Jalan Hasanuddin, Jalan Sawerigading, dan Lapangan Hasanuddin.

“Rencananya Pak Wali akan menerima obor itu di Lapangan Hasanuddin dan akan berlari ke Gubernuran untuk menyerahkan kepada Gubernur Sulsel dan akan diinapkan di Rujab Gubernur untuk besoknya dibawa ke Banjarmasin,” jelasnya.

Achmad Hendra Hakamuddin juga mengajak warga Makassar ikut terlibat mensukseskan acara kirab obor Asian Games ini.

“Kami mengajak seluruh warga Makassar menyemarakkan Asian Games. Kami juga meminta maaf kepada pengguna jalan karena mulai pukul 17.00 Wita sampai Magrib lalu lintas pasti akan tersendat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Lantamal VI Makassar Kol Suratun kembali menegaskan jika seluruh unsur TNI akan mensukseskan pawai obor ini di Sulsel, sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui, api obor Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang ini diambil dari dua tempat berbeda yakni api yang diambil dari New Delhi di India serta api yang diambil dari Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah. Penyatuan dua api dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Candi Prambanan, Rabu (18/7/2018).