Ini 32 Daftar Nama DPO Kejati Sulsel yang Belum Tertangkap

Editor : Andhika BD
Asisten I Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Tugas Utoto.
Asisten I Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Tugas Utoto.

Online24, Makassar – Kejati Sulsel masih mempunyai tunggakan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang hingga saat ini masih belum tertangkap. Jumlahnya tak sedikit, yakni mencapai 32 orang.

Menurut kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Tarmizi, para DPO tersebut terdiri dari tersangka, terdakwa dan terpidana yang berada di wilayah kerja Kejati Sulselbar.

Berikut daftar nama 32 DPO yang belum tertangkap.

1. Soedirjo Aliman
2. M. Ali Panangi
3. A. Anwar Dg. Pasikki9. Boni Tabrani
4. H. Patta Rapanna
5.Ir. Ikbal Lewa
7. Hendrik Rahman
8. Mubassir
13. Hj. Ani
14. Abd. Makmur
15.Jamal Stanza
10.Syamsuddin Abbas
11.Arwin
12. Risman
20. Marliadi Pasra
23. Tuppu Darman
26. Munir
29. H. Petta Paranna
32. Kamaluddin
16.Amir Hamzah
19. Ronny Chandra
22. Hamnir
25. Ir. Juliaci
28. Hamka
31. Abd. Hamid
17. Rusmadi Chandra
18. M. tahir Karim
21.Abd. M. Suyuti
24. Qenardi
27. Arjuni
30.Anwar

Sayangnya, pihak Kejaksaan sendiri hingga saat ini belum bisa menjabarkan kasus dan kerugian negara para DPO tersebut.

Namun menurut Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus), Tugas Utoto, kerugian negara yang ditimbulkan oleh para DPO tersebut ada yang mencapai Rp 1 sampai 10 miliar.

“Kerugian negara bervariasi. Berkisar dari Rp 1 miliar – 10 miliar. Kebanyakan dari proyek Infrastruktur,” tutur Tugas.

Saat disinggung adanya kemungkinan DPO melarikan diri ke luar negeri, Tugas Utoto pun tak membantah dan juga tak membenarkan.

“Kemungkinan ada (yang di luar negeri). Karena yang terlalu lama bisa dimungkinkan berada di luar negeri. Tapi kita sudah melakukan pencekalan,” pungkas Tugas, Sabtu (21/7/2018).

Untuk sekedar mengingatkan bahwa Soedirjo Aliman alias Jentang yang menjadi salah satu DPO juga dikabarkan tengah berada di luar negeri. Namun hingga saat ini, jejak keberadaannya belum tercium oleh Kejati Sulsel.

[fbcomments]