Sembunyikan Suami yang Selingkuh, Motel di Kolombia Banjir Kecaman

Editor : M N Ubay
Foto/twitter
Foto/twitter

Online24, Kolombia – Sebuah motel di Bucaramanga, Kolombia, mendapat kecaman karena membantu suami yang yang selingkuh bersembunyi dari istrinya yang sedang menunggu di luar. Tak hanya itu motel tersebut juga menggunakan ceritanya untuk mempromosikan diri di media sosial.

Dilansir dari laman Odditycentral. Com, motel itu bahkan menyusun sebuah video promosi yang merinci bagaimana mereka bekerja dengan orang yang tidak setia untuk mencari cara terbaik untuk mengeluarkannya dari masalah.

Dalam video promosi tersebut terlihat pada pagi hari tanggal 14 Juli, staf di Motel Palmeiras mulai menerima laporan tentang seorang wanita yang bersembunyi di semak-semak di luar gedung mereka yang sepertinya menunggu seseorang untuk keluar. Sekitar satu setengah jam kemudian, mereka menerima panggilan telepon dari seorang klien yang menghabiskan malam di sana dengan kekasihnya dan diberi tahu bahwa istrinya sedang menunggu di luar untuk menghadapinya. Pria itu meminta bantuan dalam menghindari istri dan stafnya lebih dari senang untuk membantu.

Setelah mengevaluasi situasi, karyawan motel datang dengan tiga alternatif untuk klien:

Bantu orang itu menyamar sebagai karyawan motel dan berusaha melewati istrinya (risiko tinggi gagal);

Cobalah untuk membawanya ke taksi tanpa istrinya mengidentifikasi dirinya (risiko kegagalan sedang)

Bantu suami bersembunyi di dalam fasilitas motel sampai istrinya pergi (risiko kegagalan rendah).

Pada pukul 1.57 siang, setelah menunggu berjam-jam untuk suaminya keluar dari motel, sang istri akhirnya meninggalkan tempat. Tetapi staf motel menyarankan agar sang suami tetap tinggal lebih lama, untuk memastikan dia pergi. Pada pukul 5.05 sore, karyawan motel mencari area di sekitar Motel Palmeiras untuk wanita tersebut, dan setelah memastikan bahwa dia benar-benar pergi, klien dengan penuh kemenangan berjalan keluar pintu pada pukul 5.15 sore.

Di akhir video yang diunggah di laman Facebook motel tersebut, tertulis “Di Motel Palmeiras, ujungnya selalu bahagia.”

Sebagian besar komentar berisi kritikan kepada stafnya karena mendorong perselingkuhan, mempermalukan istri, dan menggunakan seluruh cerita untuk mempromosikan layanannya di media sosial.