Korban Meninggal Kelaparan di Maluku Tengah Bertambah

Editor : M N Ubay
Foto/puspen TNI
Foto/puspen TNI

Online24, Maluku – Korban meninggal akibat kelaparan di Suku Mause Ane di pedalaman hutan Seram, Gunung Morkele, Kabupaten Maluku Tengah terus bertambah.

Seperti dilansir dari laman Antara warga meninggal bernama Lusirue (50) pada 26 Juli 2018, menyusul balita Asoka berusia dua bulan, Aiyoma (empat bulan) dan Laupia (60).

Kepala Dinas Sosial Maluku, Sartono Pinning mengatakan bahwa saat ini tim medis terpadu sedang menangani ratusan jiwa anggota Suku Mausu Ane yang kelaparan, karena tanaman mereka diserang hama babi dan tikus. Diduga itu adalah dampak kebakaran hutan dan lahan pada periode Oktober – November 2015 Di kecamatan Seram Utara Timur Kobi dan Kecamatan Seram Utara Timur Seti.

“Krisis pangan dialami sebanyak 45 Kepala Keluarga (KK) atau 170 jiwa warga di negeri Maneo Rendah, kecamatan Seram Utara Timur Kobi, kabupaten Maluku Tengah itu karena hama babi dan tikus menyerang tanaman mereka,” ujarnya.

“Pastinya Pemprov Maluku maupun Pemkab Maluku Tengah menginginkan mereka direlokasi, karena telah diprogramkan setelah kebakaran hutan Seram secara besar – besaran pada 2015 dan 2017,” ujarnya

Sampai saat ini tercatat sudah empat anggota suku itu meninggal akibat krisis pangan terjadi sejak awal Juli 2018.