Kejati Cari Tersangka Baru Kasus Korupsi Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Editor : M N Ubay
Bandara Sultan Hasanuddin
Bandara Sultan Hasanuddin

Online24, Makassar – Tim penyidik Kejati Sulsel kembali melakukan pendalaman kasus dugaan mark up dan korupsi pengadaan tanah untuk perluasan lahan bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kini tim penyidik bersiap membidik tersnagka baru dalam kasus tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten tidak pidana khusus (Aspidsus) Kejati, Tugas Utoto.

Tugas, mengatakan pihaknya masih memeriksa saksi-saksi yang dianggap mengetahui tentang perkara tersebut.

“Terkahir kami memeriksa saksi sekitar 2 atau 3 pekan yang lalu. Kami juga sudah melalukan Ekspos terhadap kasus ini,” ujar Tugas.

Saat ditanya siapa pihak yang dibidik dalam pendalaman kasus tersebut, Tugas hanya menjawab singkat.

“Kemungkinan AP(red:Angkasa Pura),” singkatnya.

Kasus tersebut bermula saat PT Angkasa Pura 1, melakukan pembebasan lahan seluas 60 Hektar di Dusun Baddo-baddo Desa Baji Mangai Kabupaten Maros untuk Pengembangan Bandar Udara International Sultan Hasanuddin. Namun diduga ada markup perhitungan yang mengakibatkan anggaran membengkak dari Rp 186 miliar menjadi 520 miliar.

Dalam kasus tesebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp 317 miliar. Sebelumnya, pihak kejaksaan tinggi sudah menetapkan 9 orang tersangka dalam kasus ini.