Presiden Jokowi Akan Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games

Editor : Asri Muhammad

Online24, Jakarta – Upacara Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2018 Jakarta – Palembang akan dilaksanakan di Istora Senayan pada hari Minggu (5/8).

Setelah upacara, pengukuhan akan dilakukan ceremony Pelepasan Kontingen Indonesia dipimpin langsung Presiden RI.

Mengenai pelaksanaan upacara pengukuhan Kontingen Indonesia, disampaikan Chef de Mission Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen Pol Drs Syafruddin MSi dalam rapat konsolidasi internal di Sekretariat CDM STIK-PTIK, Kamis (2/8/2018).

“Jadwalnya masih tentative, kita haturkan di tanggal 6, 7, atau 8 Agustus, semoga Presiden berkenan,” ungkapnya.

CDM berpesan, upacara pengukuhan Kontingen harus dilakukan dengan tidak mengganggu proses latihan para atlet, “Hampir 45% atlet sedang konsentrasi berlatih di luar, saat Pengukuhan nanti, diharapkan seluruh atlet yang ada di Indonesia bisa hadir, nanti juga akan pakai seragam training, akan dibagikan”, ujarnya.

Selain itu, saat rapat konsolidasi internal, Komjen Pol. Drs. Syafruddin juga memastikan bahwa seluruh administrasi yang dibutuhkan untuk pencairan uang saku atlet, sudah dirapatkan secara khusus dan bersama-sama dengan pejabat terkait.

Sehingga bisa dipastikan tidak ada masalah lagi karena anggaran tersebut sudah ada dan sudah cair, tinggal sedikit revisi.

“Intinya, semua permasalahan administrasi terkait dengan keuangan sudah selesai dan uang saku segera dapat diterima yang berhak”, ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, CdM Tim Indonesia juga mengundang langsung kehadiran Deputy IV Kemenpora, Sekjen KOI, Direktur Sistem Penganggaran Kemenkeu, Perwakilan BPKP dan seluruh pimpinan PP/ PB cabor.

Dalam rapat internal tersebut, seluruh pejabat terkait juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk menuntaskan tugas ini.

“Saya ingin saat Opening Ceremony atau sebelum itu, uang saku atlet sudah diterima, tidak boleh terjadi keterlambatan, ini sangat penting. Biarkan atlet fokus berlatih, sedangkan official dan manajer fokus membantu semua administrasi yang dibutuhkan, dan harus gerak cepat,” sambung Syafruddin di sela-sela diskusi.