Bulog Sidrap Lounching Beras Kemasan 200 Gram

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Sidrap- Masyarakat berpenghasilan rendah tidak perlu lagi khawatir dengan keterbatasan biaya hidup, terutama untuk membeli bahan pokok seperti beras.

Pemerintah kini menyiapkan beras kemasan sachet yang harganya sangat terjangkau dengan jaminan mutu berkualitas.

Seperti yang baru saja dilounching oleh Perusahaan umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sidrap, yang meluncurkan beras sachet berukuran 200 gram.

Beras dari jenis premium itu, akan didistribusikan ke pasar-pasar tradisional melalui outlet Rumah Pangan Kita (RPK) dan pedagang kelontong, hingga toko modern.

Kepala Divisi Regional (Divre) Bulog Sidrap Siti Mardati Saing, di sela-sela peluncuran beras bersachet 200 gram tersebut mengatakan, peluncuran beras kemasan sachet ini seusai dengan instruksi dari Bulog pusat.

Tujuannya memberikan pilihan kepada masyarakat ekonomi lemah dalam membeli beras ukuran kecil dengan harga yang relatif sangat terjangkau.

“Sekarang, Beras Sachet atau “Beras Kita” isi 200 gram sudah tersedia kemasannya di Sidrap. Masyarakat berpenghasilan rendah sudah bisa membelinya di pasar-pasar tradisional diseluruh kecamatan,”kata Siti Mardati, yang dibenarkan Kadis Perindag Pemkab Sidrap, Wahyuddin dipasar Sentral Pangsid, Jumat (03/08/2018).

Sebagai langkah awal, kata dia, peluncuran perdana ‘Beras Kita’ ini dilakukan di RPK Kios LOLO Pasar Pangkajene.

Begitu pula, untuk tahap awal, pihak Bulog Sidrap telah mengemas 5 ton beras sachet mulai ukuran 200 gram hingga isi 10 kg dan 25 kg beras krystal premiun kualitas polish.

Untuk harga, per sachet dijual dengan harga Rp2.500.

“Harga itu hampir sama dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) beras jenis premium yang mencapai Rp7.800 per kilogram (kg)” Tuturnya.

Sementara lanjutnya beras premium yang dibungkus kapasitas harga per kilogramnya seharga Rp7.800.

Mardati menambahkan, pengemasan dilakukan di gudang di wilayahnya, itu juga untuk mendukung langkah uji coba beras sachet di wilayah kerja Bulog Sidrap, Enrekang dan Soppeng.

“Masih uji coba jadi jumlahnya tidak banyak. Nanti setelah didistribusikan ke RPK dan mendapat respons tentunya pengemasan akan dilakukan lebih banyak lagi,”tandasnya.