Dua Kades di Bone Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Reporter :
Editor : M N Ubay

Online24, Watampone–  Penyidik unit tindak pidana korupsi Polres Bone menetapakan dua orang oknum kepala desa sebagai tersangka terkait dugaan kasus korupsi. Mereka adalah Yesa yang merupakan Kades Pattiro Riolo, kecamatan Sibulue, Bone dan pelakana tugas Kades Syamsuddin Rahman.

Kedua oknum kepala desa tersebut ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 lalu yang dikucurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 103.585.000 dan kedua sebesar Rp 437.266.000.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dana itu kemudian diduga digunakan tersangka bukan untuk peruntukan pembangunan desa setempat.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil temuan BPK, dimana ditemukan kerugian negara sekitar Rp 540.851.000,” kata Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, Selasa (7/8/2018).

Selain dua tersangka Kades Pattiro Riolo, ada tiga Kades lagi yang sementara dalam penyidikan dan dua lainnya masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara salah satu tersangka, Syamsuddin Yesa mengaku khilaf dan mengakui perbuatannya telah melakukan penyelewengan terhadap ADD 2016.

“Saya mengerti salah saya, saya mohon maaf sebagai pemerintah Desa Patiro Riolo karena saat itu saya dipercaya pegang dana. Saat Inspektorat ada temuan tapi disuruh lanjutkan,” akunya.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, tim penyidik langsung melakukan penahanan terhadap keduanya. Akibat perbuatan melawan hukumnya, kedua Kades ini disangkakan melalukan pelanggaran pasal 2, 3 9 undang-undang Tipikor, dengan ancaman hukuman minal 5 tahun penjara.