Digelar Minggu, Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar Belum Kantongi Izin Polisi

Reporter :
Editor : Aris Munandar
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar (tengah).
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar (tengah).

Online24, Makassar – Pelaksanaan deklarasi #2019GantiPresiden di Kota Makassar bakal di laksanakan pada Minggu (12/8/2018) ini. Namun, hingga saat ini panitia penyelenggara masih disibukkan dengan pengurusan perizinan kepada aparat Kepolisian.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa pihaknya mendukung acara tersebut asal panitia penyelenggara harus memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017 tentang perizinan dan pengawasan kegiatan keramaian umum, kegiatan masyarakat dan pemberitahuan kegiatan politik.

“Pada prinsipnya kita mendukung kegiatan tersebut sepanjang memenuhi lima persayaratan,” kata Kombes Pol Irwan anwar di Polrestabes Makassar, Jumat (10/8/2018).

Menurut Irwan, panitia penyelenggara baru melengkapi syarat pertama yakni surat pemeberitahuan kegiatan yang dlayangkan ke polisi. Surat ini telah diserahkan panitia pada Rabu (8/8/2018) lalu.

Namun, empat syarat lainnya masih belum terpenuhi. Syarat itu antara lain adalah proposal kegiatan, lalu izin dari pemilik tempat dalam hal ini Dinas Pariwisata Kota Makassar selaku pengelola Monumen Mandala.

“Jika dilaksanakan di luar Monumen Mandala maka harus ada izin dari Dinas Perhubungan dan izin dari RS Pelamonia karena posisinya di depan tempat lokasi, serta ada rekomendasi Kesbang Kota Makassar,” kata dia.

Irwan mengatakan bahwa pihaknya masih memberikan tenggat waktu kepada Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) selaku panitia penyelenggara untuk segera melengkapi beberapa persyaratannya. Tak hanya itu, dia juga meminta agar panitia pelaksana menyesuaikan surat izin kegiatan sesuai dengan yang diajukan ke Kesbang dan Aparat Kepolisian.

“Ketika panitia menghadap pada hari Rabu kemarin sesuai dengan tema di sini kegiatan sosialisasi nasional #2019GantiPresiden namun Kesbang sudah mengeluarkan rekomendasi tapi problemnya itu berbeda sedikit karena rekomendasi itu kegiatan bakti sosial Lombok-Bali,”

Sementara itu, Ketua FUIB SUlsel Mukhtar Daeng Lau berjanji akan segera memenuhi persyaratan yang diminta oleh Polisi. Termasuk menyesuaikan surat rekomendasi dari Kesbang dan aparat kepolisian serta instansi terkait lainnya.

“FUIB masih berupaya untuk kemudian melengkapi persyaratan-persyaratan yang diberikan kepolisian, terkait nama kegiatannya kami tetap #2019GantiPresiden dan dirangkaian kegiatan bakti sosial,” ujarnya.