Robert Salahkan Pluim Atas Hasil Imbang Lawan Persela

Editor : Aris Munandar
Pelatih PSM Robert Rene Alberts dan kapten PSM Wiljan Pluim.
Pelatih PSM Robert Rene Alberts dan kapten PSM Wiljan Pluim.

Online24, Lamongan – PSM gagal revans atas Persela. Kalah 2-3 dipertemuan pertama di Makassar, tim Juku Eja kemudian hanya mampu main imbang 1-1 di markas Persela.

Tim Juku Eja sebenarnya unggul lebih dulu pada menit ketiga. Umpan silang Marc Klok berhasil disambar dengan sundulan Ferdinand Sinaga di area kotak penalti dan berbuah gol.

Namun, tim tuan rumah mampu membalas pada menit 13 usai memanfaatkan blunder Wiljan Pluim. Loris Arnauld yang merebut bola di area pertahanan PSM lalu mengirim umpan yang dituntaskan Diego Assist jadi gol.

Arsitek PSM, Robert Rene Alberts menyebut blunder yang dilakukan Wiljan Pluim jadi biang kerok hasil imbang tersebut. Kata dia, andai saja itu tidak terjadi, timnya bisa saja mewujudkan misi balas dendamnya.

“Menurut saya hasil imbang 1-1 cukup adil bagi kedua tim. Mereka punya banyak peluang, kami juga demikian,” paparnya usai laga di Stadion Surajaya, Jumat (10/8/2018).

“Mereka langsung menghukum kami akibat kesalahan yang dibuat pemain di area pertahanan di babak pertama. Andai saja itu tidak terjadi, bisa berbeda jalannya pertandingan.” dia menambahkan.

Pelatih asal Belanda itu mengaku kecewa timnya tidak mampu mempertahankan keunggulan 1-0 itu. “Tentu kami kecewa tidak bisa menahan keunggulan 1-0 itu, kami kebobolan dan permainan kami menurun,” urainya.

Setelah sempat tampil menurun di babak pertama, menurutnya timnya kemudian membaik di babak kedua. “Dan 10 menit sebelum babak pertama usai kita bermain bagus dan di babak kedua, kami menciptakan sejumlah peluang,” tambahnya.

Eks pelatih Arema ini juga menolak jika gelandangnya disebut tampil buruk. Dia malah menyebut pemain bertahannya yang banyak melakukan kesalahan saat memberi umpan ke lini tengah.

“Pemain gelandang kami bermain cukup bagus dengan banyak umpan terobosan ke pertahanan Persela. Yang tidak tampil bagus adalah banyak umpan-umpan salah yang dilepaskan oleh pemain bertahan kami,” tandasnya.