Penyidik Belum Penuhi Petunjuk Jaksa, Kejati Kembalikan Berkas Perkara Bimtek Enrekang

Editor : Andhika BD
Gedung Kejati Sulsel
Gedung Kejati Sulsel

Online24, Makassar – Kejaksaan Tinggi Sulsel, telah dua kali mengembalikan berkas perkara kasus dugaan korupsi Bimtek Enrekang.

“Berkas penyidikan kasus ini sudah dua kali, kita kembalikan ke Polda,” tukas Salahuddin, Rabu (15/8/2018).

Salahuddin mengatakan dikembalikan berkas tersebut karena penyidik Polda Sulsel belum belum melengkapi petunjuk yang diberikan oleh Jaksa peneliti.

Menurut Salahuddin, jaksa tidak bisa melakukan dakwaan bila petunjuk terarbut tidak dilengkapi.

“Petunjuk itu sangat diperlukan jaksa, untuk menyusun rencana dakwaan,” bebernya.

Dalam. Kasus terarbjt, penyidik polda Sulsel telah menetapkan 7 orang tersangka. Ketujuh tersangka yang ditetapkan itu yakni, Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, H Bantaeng Kadang, anggota DPRD, Arfan Renggong, Mustiar Rahim, Sekretaris Dewan (Sekwan), Sangkala Tahir. Tidak hanya anggota DPRD, ada tiga diantaranya sebagai penyelenggara atau EO, Gunawan, Nawir, dan Nurul Hasmi.

Untuk kerugian negara yang baru dihitung oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebanyak Rp 855 juta, dan masih dalam proses perhitungan terhadap 37 kegiatan lainnya.

[fbcomments]