Kejar Aset Abu Tours, Polda Sulsel Bidik Media Lokal Ini

Editor : Aris Munandar

Online24, Makassar – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel kembali menyita sejumlah aset Abu Tours. Aset itu mulai dari unit bisnis berupa cafe, tempat kursus hingga pondok pesantren.

Sedikitnya ada lima aset yang baru saja disita polisi dan akan diserahkan ke kejaksaan. Diantaranya Pesantren Al Ikram berupa tanah bangunan dan sertifikat, Alika Printing berupa alat cetak, Radio Bharata dan Almira Kursus. Selain itu, empat buah restoran yang tergabung dalam Alabaik Grup yakni, Lobby, Chopper, Silverhawk serta Kabuki.

“Unit bisnis yang sudah kami sita dan akan diserahkan saat ini,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani dalam keterangan resminya, Minggu (19/8/2018).

Dicky pun menyebutkan beberapa aset lainnya yang sementara dalam proses penyitaan salah satunya Alharam Media yang saat ini dikuasi oleh Harian Saudagar. Meski begitu, aset itu masih dalam pendalaman penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel.

“Yang masih dalam proses yakni Alharam Wisata Travel, Nayla Travel, Alharam Media, Qia film, dan Azan communication,” lanjutnya.

Menurut Dicky hingga saat ini total aset milik abu tours yang telah disita mencapai hingga Rp250 milliar.

Diketahui, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah menyerahkan Hamzah Mamba selaku tersangka utama dalam kasus Abu Tours ke Kejari Makassar. Dia diduga melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang terhadap 86 ribu lebih calon jemaah dengan total kerugian mencapai Rp1,4 trilliun.