Ini Tips Cara Masak Daging Kambing Agar Tak Bau

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Idul Adha menjadi momen bagi umat Muslim untuk berkurban. Masyarakat Indonesia banyak yang memilih kambing sebagai hewan kurban.

Tak hanya bagi mereka yang berkurban, banyak pula warga yang mendapatkan daging kurban berupa daging kambing.

Namun, selama ini banyak yang khawatir tidak mampu mengolah daging dengan baik. Beberapa alasan umum hingga muncul ketakutan itu adalah daging kambing yang dikenal berbau dan teksturnya yang keras.

Padahal, hal itu bisa dihindari jika kita mengerti bagaimana pengolahan daging kambing yang benar.

Situs Livestrong melansir keterangan dari Departemen Ilmu Hewan Purdue University, yang  menjelaskan, kambing adalah sumber makanan kaya zinc, zat besi, potasium, dan Vitamin B12.

Seperti dilansir Kompas.com, kambing yang lebih tua dan kambing yang beberapa kambing yang dikembangbiakkan khusus memang memiliki aroma yang lebih kuat.

Namun, ada beberapa tahap yang bisa kita lakukan untuk menghindari munculnya bau ketika daging dihidangkan.

1. Menghilangkan lemak

Lemak menyimpan rasa dan juga bau. Jadi, potong sebanyak mungkin kelebihan lemak sebelum memasaknya.

Semakin sedikit lemak yang meleleh di panci selama proses masak, maka akan semakin sedikit aroma menyengat yang kita rasakan.

Potong lemak ketika lemak tersebut dalam kondisi dingin agar lebih mudah dihilangkan.

Biarkan daging berada pada suhu ruangan terlebih dahulu sebelum memasaknya agar proses masak menjadi lebih mudah dan cepat.

2. Memberi garam

Menaburkan garam pada daging bisa menghilangkan darah yang tersisa. Darah ini akan meninggalkan bau ketika tertinggal pada daging dan digoreng di penggorengan.

Rendam potongan daging dalam air selama kurang lebih 30 menit untuk membuka pori-pori daging.

Taburi garam di segala sisi daging dan diamkan sekitar satu jam. Bersihkan lalu bilas garam dari daging sebelum dimasak.

Kita juga bisa merendam daging pada campuran air, garam dan cuka kemudian membilasnya sebelum disajikan.

Merendam daging dengan susu selama beberapa jam atau semalaman juga bisa membantu menghilangkan darah pada sela-sela daging.

Kemudian, bilas susu dan sisa darah sebelum memasaknya.

3. Bumbu

Cara lain untuk menghilangkan bau kuat pada daging kambing adalah melumurinya dengan bumbu.

Bumbu yang dilumuri tergantung dengan jenis masakan yang akan kita pilih. Sebagai opsi, kita bisa melumurinya dengan rempah-rempah.

Kayu manis, rempah, hingga cengkeh bisa menjadi pilihan tepat jika kita akan mengolah daging tersebut menjadi masakan berbumbu manis.

Sementara, rempah-rempah seperti rosemary, sage dan lada hitam bisa menjadi opsi untuk masakan dengan bumbu yang gurih.

Bawang putih yang memiliki aroma kuat serta jeruk nipis yang memiliki aroma asam seringkali digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan.

Keduanya juga bisa digunakan untuk meminimalisasi bau pada kambing.

Menggunakan bahan perendam daging, seperti bumbu teriyaki atau bumbu kombinasi kedelai, jahe, dan nanas juga bisa membantu mengurangi bau kuat dari daging kambing.

4. Proses masak

Semakin sedikit uap yang keluar dari panci masak, maka semakin minim pula bau daging kambing yang kita rasakan.

Masaklah daging kambing dengan bumbu-bumbu lainnya, terutama sayur-sayuran berbasis air dan saus akan menciptakan lebih banyak uap yang dilepas ke udara.

Kemudian, masaklah daging kambing tanpa campuran apa pun.

Sebelumnya, oleskan potongan daging dengan minyak dan bumbui setiap sisinya pada awal proses masak.

Executive Chef di Morton Steak House New York, Elias Iglesias menyarankan kita untuk memasaknya dengan suhu tinggi, dan biarkan daging dimasak hingga sisi daging terlihat matang sempurna.

Setelah satu menit, balik daging menggunakan spatula kemudian selesaikan proses masak dengan suhu sesuai selera.

Menutup panci masak akan membantu melepaskan uap. Ini juga akan meminimalisasi bau ketika memasak.

Tapi, jika kamu memilih mengolah daging dengan cara dipanggang, tutup panci dengan alumunium foil.

Cara ini akan menjaga bau kambing tak merebak keluar dari dapur sekaligus membantu membuat daging agar tetap empuk.

Kamu bisa menambahkan sayur-sayuran atau saus jika perlu. Tak perlu khawatir sayur dan saus tersebut akan berhamburan karena panci tertutup rapat dengan foil.