Dalami Penyalahgunaan Fasum Fasos, Kejari Kembali Periksa Sejumlah Saksi

Editor : M N Ubay
Kasi Pidana Khusus, Kejari Makassar, Andi Helmi Adam
Kasi Pidana Khusus, Kejari Makassar, Andi Helmi Adam

Online24, Makassar – Setelah beberapa waktu lalu melakukan pemeriksaan terhadap, tiga orang pejabat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar, kini Kejari Makassar kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan penyalahgunaan Fasilitas umum (fasum) dan Fasilitas Sosial (fasos).

Kali ini tim penyelidik kmemeriksa pejabat dari pihak Perum Perumnas Persero dan pihak Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Makassar. Mereka diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

“Benar, kemarin (Selasa) kita telah memeriksa sejumlah saksi,” ujar Kasipidsus Kejari Makassar, Andi Helmi Adam saat dikonfirmasi, Kamis (23/8/2918).

Andi Helmi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang dianggap mengetahui perkara tersebut.

Rencana masih ada beberapa pihak lagi yang masih akan kita panggil. Untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kejari menerima laporan adanya 491 Fasilitas Umum (Fasum ) dan Fasilitas Sosial ( Fasos) bermasalah di kota Makassar. Namun karena keterbatasan data, pihaknya sementara ini hanya fokus kepada satu titik Fasum.

Dari data yang dihimpun, terdapat tiga kecamatan di kota Makassar yang berhasil di identifikasi sebagai wilayah fasum yang dikuasai. Tiga kecamatan ini, yakni Manggala, Panakukang dan Tamalanrea diduga dikuasi oleh penguasa Fasum, yang tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha namun juga diduga berasal dari birokrat serta anggota dan mantan anggota DPRD.