Dinkes Parepare Tunda Vaksinasi, dr Yamin : Tetap Kita Layani Bagi Yang Minta Divaksin

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24, Parepare – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare menunda pelaksanaan vaksinasi Measles and Rubella (MR) terhadap anak, pasca berpolemik tentang kelayakan penggunaanya. Ini disampaikan Kadis Kesehatan Parepare, dr Muhammad Yamin, Senin (27/8/2018).

Menurut dr Yamin, penundaan vaksinasi dilakukan lantaran banyak masyarakat menolak. Sehingga pihaknya sepakat vaksin MR dihentikan sementara.

“Kita tunda sementara, hingga diterima masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, walaupun telah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun pihaknya belum dapat mengambil sikap, hingga menunggu surat edaran resmi. Agar kemudian ditindaklanjuti, dan dibahas bersama dengan pemerintah, perwakilan masyarakat serta lembaga terkait.

“Fatwa MUI memang membolehkan, lantaran dinilai darurat. Namun di sisi lain, vaksin tersebut tetap dianggap haram. Kita mesti mencermati terlebih dahulu, sebelum diputuskan,” katanya.

Kendati demikian, lanjut dr Yamin, pihaknya tetap bakal melayani vaksinasi bagi sekolah maupun orang tua yang meminta langsung.

“Kota Parepare memiliki target vaksinasi MR sekitar 38 ribu anak. Namun, hingga saat ini baru terealisasi sekitar 15 persen dari target tersebut,” jelasnya.