Masuk Sekolah, Jaksa Ajak Siswa SMA Perangi Narkoba

Editor : M N Ubay
dav
dav

Online24, Bulukumba – Kejaksaan Tinggi bekerjasama dengan Biro Hukum dan Ham Setda Provinsi Sulsel mengajak generasi muda untuk memerangi narkoba.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin, mengatakan tingkat penyalahgunaan narkoba di Sulsel semakin mengkhawatirkan. Menurut data, pada tahun 2017, ada sebanyak 1.664 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), kasus narkoba yang masuk ke Kejaksaan di seluruh Sulawesi Selatan.

“Pertengahan tahun SPDP kasus narkoba yang masuk mencapai seribu lebih. Untuk tahun 2018, sejak Januari – Juni, terhitung sudah ada 793 SPDP yang masuk ke Kejaksaan baik itu dari Polisi maupun Badan Narkotika Nasional (BNN),” ujar Salahuddin saat menjadi pemateri di SMAN 8 Bulukumba, Rabu (29/8/2018).

Untuk itu, menurutnya penyuluhan ini sangat penting dilakakukan agar generasi muda yang masih berusia remaja bisa terhindar dari lingkaran penyalahgunaan narkoba.

Dala penyuluhan yang diikuti oleh 100 siswa siswi SMA Bulukumba tersebut, Kejaksaan juga memperlihatkan jenis dan bentuk dari narkoba yang selama ini beredar.

Tujuanya adalah agar para peserta yang melihat barang-barang tersebut untuk seger melapor kepada pihak yang berwajib.

Salahuddin mengatakan, penyuluhan ini dilakukan di SMA Negeri 8 Bulukumba, dan diikuti ratusan siswa dari tiga sekolah yakni SMAN 8, SMA 1, SMK 1.

“Penyuluhan ini adalah sebagai bentuk penerapan mengenali untuk menghindari. Karena dalam modus peredaran narkoba ada beberapa kasus orang tak diken menitipakn barang yang ternyata setelah diselidiki isinya adalah narkoba,” ujar Salahuddin.

“Untuk itu generasi muda harus paham dan mengetahui bagaima bentuk narkoba agar mereka bisa menghindarinya,”pungkas Salahuddin.