Bantah Indisipliner, Sandro Sebut Visanya Terhambat Karena Manajemen PSM

Editor : Aris Munandar
Alessandro Ferreira Leonardo alias Sandro  (kanan)saat menjalani latihan perdananya di PSM Makassar. (Adam/Online24)
Alessandro Ferreira Leonardo alias Sandro (kanan)saat menjalani latihan perdananya di PSM Makassar. (Adam/Online24)

Online24, Makassar – Penyerang impor PSM, Alessandro Ferreira Leonardo membantah disebut tidak disiplin mengikuti agenda latihan tim sehingga membuat pelatihnya, Robert Rene Alberts kecewa.

Sandro sapaannya mengaku sudah berupaya membereskan visa kerjanya di Singapura sebelum latihan perdana digelar pada 27 Agustus. Klarifikasinya itu lalu ia sampaikan di Instagram pribadinya @osandro9, Rabu (29/8/2018).

“Saya ingin menjelaskan kejadian sebenarnya. PSM memberi waktu libur 16 hari dan pemain dibolehkan berlibur. Tanggal 16 Agustus saya bertanya kepada klub untuk mengurus visa saya dan saya tidak mendapatkan solusi,” tutur Sandro memulai klarifikasinya.

Setelahnya, Sandro mengaku terus bertanya kepada manajemen soal visanya dan mengingatkan mereka urusan itu harus beres sebelum latihan perdana pada 27 Agustus.

“Saya tidak mau terlambat ikut latihan tim hanya karena permasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan oleh klub,” cetus pemain berpaspor Hongkong ini.

Eks pemain Kitchee ini kemudian memutuskan mengakhiri liburnya lebih cepat dan kembali lebih awal ke Makassar pada 23 Agustus agar visanya bisa beres sebelum latihan perdana.

“Tapi PSM tidak memberikan saya dokumen kelengkapan dan tiket untuk mengurus visa saya di Singapura,” ungkapnya.

Barulah pada 26 Agustus atau sehari sebelum latihan perdana manajemen memberinya dokumen kelengkapan dan tiket itu. Sandro pun mengaku kecewa dengan sikap manajemen PSM yang membuat urusan visanya terhambat.

“Saya meluapkan kekecewaan itu dengan tak hadir latihan. Saya tidak mengerti mengapa mereka (manajemen PSM) terlalu lama mengurus visa saya. Karena hanya klub yang bisa membuat visa kerja seorang pemain,” tulis Sandro kecewa.

Di akhir klarifikasinya, Sandro menegaskan jika ia selalu berusaha bersikap profesional dan disiplin terhadap klub yang dibelanya. “Dan meskipun aku berlatih sendiri selama liburan, aku merasa perlu berlatih dengan tim. Inilah kebenaran,” pungkasnya.