September, MWC NU di 7 Kecamatan di Barru Bakal Gelar Muscab

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Barru-masa kepengurusan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama di 7 kecamatan di Kabupaten Barru akan segera berakhir dan akan dijadwalkan Musyawarah atau Pertemuan Kecamatan. hal itu disampaikan, Ir.Muh.Rasda Rais, Sekretaris Umum Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kabupaten Barru , Kamis (30/08/2018).

MWC NU Lanjutnya adalah perangkat organisasi NU di bawah naungan Pengurus Cabang kabupaten yang memiliki peran strategis di kecamatan untuk menggerakkan dan memberdayakan potensi warga Nahdliyin diwilayah kecamatan untuk mengemban missi berlakunya ajaran islam yang menganut paham Ahlusunnah Waljamaah sehingga terwujud tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan, kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta.

“Untuk itu NU saat ini perlu melakukan transformasi sosial ditengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara mengingat teknologi semakin canggih, jadi dituntut kepekaan pengurus NU untuk aktif mengikuti perkembangan informasi baik yang sifatnya sosial maupun agama. misalnya waspada terhadap Faham agama yang tidak sesuai Alquran”Ujar mantan Ketua MWC NU Kec.Soppeng Riaja ini.

Kehadiran NU kecamatan kata dia sangat penting untuk berbaur dengan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan pemerintah terkait syiar islam.

“Untuk itu kepengurusan NU kecamatan perlu segera dibenahi agar proses organisasi tetap jalan dan NU punya legitimasi kuat hadir untuk mencerahkan umat islam” Tutur Sekretaris PC.NU Kab.Barru ini yang juga aktif sebagai salah satu pengurus MUI Kab.Barru.

“Kami dari PC.NU Kabupaten, akan segera turun untuk membenahi kembali kepengurusan MWC NU kecamatan yang memang sudah berahir masa kepengurusannya selama 5 tahun ditujuh kecamatan itu,”tambahnya.

Soal siapa siapa yang akan menahkodai ketua MWC NU kecamatan Rasda Rais menjelaskan jika itu akan diserahkan kemekanisme aturan organisasi sesuai AD/ART NU.

“Yang jelas harapan kami adalah sosok yang punya wawasan keagamaan yang baik dan paham tentang organisasi, minimal bisa khutbha jum’at dimimbar masjid,”Harap kandidat Doktor Unhas ini.

Selain itu lanjutnya untuk jadwal Muscam diserahkan ke kecamatan masing masing untuk menentukan hari dan kesiapannya, pihaknya memberi waktu selama satu bulan yakni bulan September, sebelum pelaksanaan KONFERWIL NU Sulsel yang bakal di gelar 12 Oktober 2018 .

Sementara itu Ketua Tanfidziyah PC.NU Kab.Barru Kiai Dr.Irham Jalil Aliyah mengatakan, kedepan pihaknya akan meng agendakan pelantikan MWC NU kecamatan sekabupaten secara Kolektif.

“karena periode lalu MWC juga dilantik kolektif di kota kabupaten (Bola Sobae) dan dihadiri PB.NU dan Wilayah KH.Sanusi Baco, Jika dirasa memungkinkan kami akan menghadirkan kembali PB.NU dengan mengundang KH.Ma’ruf Amin selaku Rais Aam PB. NU”Katanya. (Irfan)

[fbcomments]