Presiden Venezuela Jadikan Ronaldo Contoh Kasus Pelaku Penipuan Pajak

Editor : Aris Munandar
Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez.
Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez.

Online24, Makassar – Permasalahan pajak Cristiano Ronaldo rupanya sampai ke telinga presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Ia menjadikan bintang asal Portugal tersebut sebagai contoh pelanggar pajak yang dianggapnya sebuah tindakan kriminal besar.

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Ronaldo memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid dan bergabung dengan Juventus. Kedua klub menyepakati kepindahan sang penyerang beserta mahar sebesar 100 juta euro.

Sebagian publik pun mencoba menerka alasan di balik keputusan Ronaldo hengkang dari Santiago Bernabeu. Beberapa menyebutkan bahwa dirinya ingin tambahan gaji, sedangkan lainnya menganggap Ronaldo ingin menghindari pajak.

Maduro menanggapi serius soal permasalahan mangkir pembayaran pajak tersebut. Ia bahkan menganggapnya sebagai tindakan kriminal yang serius.

“Menghindari pajak adalah salah satu dari kejahatan paling serius di Amerika Serikat dan Eropa,” ujar Maduro seperti yang dikutip dariĀ Calciomercato.com.

“Dan hukumannya pun sudah diketahui, termasuk penjara,” lanjutnya.

Sang presiden lalu menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai contoh kasus penghindaran pajak. Ia meyakini alasan peraih Ballon D’Or itu pergi karena ingin menghindari hukuman.

“Lihat Cristiano Ronaldo, yang meninggalkan Spanyol, sebab dia dituntut lantaran membayar pajak lebih sedikit dari apa yang diminta oleh petugas pajak dan membuatnya bisa ditangkap,” tutupnya.

Seperti diketahui, laporan dariĀ El Mundo menyebutkan, petugas pajak sudah menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun untuk Ronaldo. Namun hukuman tersebut ditangguhkan selama dua tahun setelah sang pemain membayar uang senilai 18,8 juta euro.