Sandro Akhiri Mogok Latihan, Tapi Tak Puaskan Robert

Editor : Aris Munandar
Alessandro Ferreira Leonardo berhadapan satu lawan satu dengan kiper Sultan Jaya. Bomber PSM ini gagal mencetak gol pada laga uji coba melawan tim lokal tersebut. (Adam/Online24)
Alessandro Ferreira Leonardo berhadapan satu lawan satu dengan kiper Sultan Jaya. Bomber PSM ini gagal mencetak gol pada laga uji coba melawan tim lokal tersebut. (Adam/Online24)

Online24, Makassar – Bomber asing PSM, Alessandro Ferreira Leonardo akhirnya mengakhiri aksi mogok latihannya dengan tim. Hal itu setelah ia menyelesaikan masalahnya dengan CEO PSM, Munafri Arifuddin.

“Ada sedikit masalah, tapi Pak Appi (Munafri) sudah menghubungi saya. Jadi saya sudah bisa fokus kembali latihan dengan PSM. Masalahnya sudah selesai,” kata Sandro usai membela PSM pada uji coba melawan tim lokal Sultan Jaya di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (7/9/2018).

Sandro sendiri baru kembali berlatih dengan tim Juku Eja pagi tadi. Ia sebenarnya sudah lama berada di Makassar, namun karena kecewa dengan sikap manajemen yang telat mengurus visanya, ia memilih mogok latihan.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts turut membenarkan jika masalah Sandro dengan manajemen sudah selesai. “Saya pikir urusan mereka sudah beres. Kita latihan pagi ini dan dia (Sandro) sudah hadir,” katanya.

Pada uji coba itu, PSM berhasil menang 3-0 dengan tim yang diperkuat Zulvin Zamrun itu. Agi Pratama menxetak sepasang gol pada babak pertama. Serta satu gol dari Arsyad Yusgiantoro yang diciptakan pada babak kedua.

Sandro baru dimainkan di awal babak kedua menggantikan Guy Junior. Namun, eks Kitchee FC ini tak mampu menyumbangkan gol. Ratusan penonton yang hadir di tribun pun sempat meneriakinya karena gagal mengkoversi sejumlah peluang menjadi gol.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts juga tak puas dengan penampilan pemain berpaspor Hongkong itu. Kata dia, Sandro harusnya mencetak gol jika memang sungguh-sungguh berniat kembali ke tim.

“Kalau dia berniat memperkuat atau membantu tim harusnya dia cetak bola hari ini,” ucapnya.

Terutama satu peluang emas di penghujung pertandingan. Saat itu, Sandro tinggal berhadapan dengan kiper Sultan Jaya. Sayang sepakannya malah melebar.

“Jika kita lihat di menit akhir satu lawan satu dengan kiper, harusnya itu gol. Tidak peduli kamu ikut latihan atau tidak, jika situasinya seperti itu harusnya gol,” cetusnya.

Namun, dia tak mau disebut tak bahagia soal pernyataan tidak puas terhadap penampilan Sandro. “Saya tidak bilang saya tidak bahagia, saya cuman harapkan dia mencetak bola terutama di laga seperti ini,” ujarnya.

Tak hanya kepada Sandro, Robert juga merasa tak puas dengan bomber lainnya, Guy Junior. Ia berharap kedua strikernya itu segera tampil tajam, apalagi lawannya jauh dibawah level PSM.