Simpan 2 Kilogram Sabu Milik Adik Kandungnya, Buruh Harian di Mariso Ditangkap Polisi

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar– Tim Elang Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menangkap Sugiman, 51 tahun. Dia diamankan lantaran kedapatan menyimpan dua kilogram narkotika jenis sabu.

Pengungkapan ini bermula saat polisi mendapatkan informasi tentang peredaran narkoba di wilayah Kota Makassar. Sehingga polisi melakukan penyelidikan dan menemukan lokasi barang haram tersebut disimpan di Jalan jalan Hati Rela, Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada hari Kamis (6/9/2018) lalu.

“Kami geledah rumah pelaku pada hari Kamis dini hari dan barang bukti sabu disimpan di dalam gudang rumah itu,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika dalam konfrensi pers di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (8/9/2018).

Menurutnya, barang haram tersebut tersimpan di dalam sebuah ransel di gudang itu. Sabu dikemas dalam dua paket besar. Dimana pelaku ditugaskan untuk menjaga gudang oleh si pemilik barang itu.

“Dari keterangan yang bersangkutan, narkoba itu dititipkan seseorang berinisial IR yang tinggal di BTN Tabaria dan saat ini orang itu masuk dalam DPO kami,” lanjutnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku diberikan imbalan Rp10 juta oleh IR yang tak lain merupakan adik kandungnya. Sugiman sendiri bertugas untuk menyimpan narkotika jenis sabu milik adiknya dalam dua tahun hingga tiga tahun belakangan.

“Pengakuan yang bersangkutan sudah lama menjadi penjaga penitipan di rumah DPO itu. Dugaan kami peredaraan disana sudah dua sampai tiga tahun terakhir,” tuturnya.

Selain menyita dua kilogram sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa empat unit ponsel, sembilan buah buku tabungan serta beberapa kartu ATM. Sementara dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 112 ayat 2 subsidaer 114 ayat 2, Undang-udang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara.