Buntut Kasus Tahanan Kabur, 4 Anggota Polsek Makassar Jalani Sanksi Penahanan

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Sebanyak empat orang anggota Polsek Makassar menjalani sanksi berupa penahanan. Itu dilakukan setelah mereka lalai dalam bertugas yang mengakibatkan enam tahanan berhasil kabur pada awal April 2018 lalu.

Kapolsek Makassar, Kompol Usman mengatakan keempat oknum anggota ditahan usai menjalani pemeriksaan di Bagian Paminal Polrestabes Makassar. Mereka masing-masing berinisial AR, SP, RM, HD.

“Anggota dihukum, empat orang sementara ditahan setelah diproses Paminal,” kata Usman saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/9).

Selain menjalani hukuman penahanan, lanjut Usman, keempat oknum polisi tersebut juga mendapatkan sanksi etik akibat kaburnya enam tahanan dari jeruji besi Polsek Makassar. Selain penahanan, ada juga penundaan pendidikan dan kenaikan pangkat.

Usman mengatakan lima orang yang berhasil kabur kala itu berstatus sebagai tahanan. Sementara satu orang lainya masih sementara proses untuk pengembangan kasus. Dia menyebutkan para tahanan itu terdiri atas kasus penganiayaan, penipuan, serta kasus narkoba.

“Sudah ditangkap semua, terakhir ditangkap di Kalimantan Timur, lima orang tahanan itu sudah tertangkap semua. Yang satu tidak ada statusnya baru pengembangan tangkapan,” kata dia.

Meski begitu, Usman dapat memastikan siapa yang menjadi dalang atau inisiator dari para tahanan untuk melarikan diri dengan cara merusak tembok tahanan.

“Jadi itu tidak jelas itu karena masing-masing tidak ada yang mau mengaku pada saat pemeriksaan. Yang jelas semua sudah tertangkap,” ungkapnya.

Sebelumnya, enam tahanan berhasil kabur dari rutan Polsek Makassar. Para tahanan kabur tersebut yakni CB, RN, AS, ZN, WD dan YS. Mereka diketahui melarikan diri sejak kemarin, Selasa (10/4/2018) sekira pukul 01.00 WITA.

Mereka kabur setelah membongkar tembok tahanan menggunakan ujung gagang sapu ijuk. Sebab, tembok tahanan milik Polsek Makassar memang sudah dalam keadaan lapuk. Hal itu memudahkan pelaku melubangi tembok dengan ujung sapu ijuk.