Gurihnya Bisnis Bawang Goreng Maspul Binaan BI

Editor : Muh. Idris

Online24,Makassar – Bank Indonesia Sulsel menggelar event Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2018 di MaRI Mall,12-16 September 2018. Salah satu kegiatannya adalah ekspo bertemakan food, fashion dan finance.

Stand bawang goreng produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) binaan BI Sulsel juga hadir mengambil bagian. Tampak pengunjung ramai membeli produk yang kini menjadi unggulan daerah Kab.Enrekang dengan brand “Maspul”.

KWT olahan bawang goreng ini adalah binaan Bank Indonesia Sulawesi Selatan dengan didukung Pemkab Enrekang untuk meningkatkan aktifitas hilirisasi klaster bawang merah dalam rangka meningkatkan nilai tambah bawang merah yang menjadi komoditas unggulan daerah kabupaten Enrekang.

Brand ‘Maspul’ kami ambil dari kata masenrempulu. Artinya gunung yg berjejer.
Jadi diterjemahkan menjadi Kekuatan yg dihimpun dari 4 KWT binaan BI yang lokasinya berjauhan dipisahkan oleh gunung-gunung,”kata Dasmiati, salah satu pengurus KWT

Bank Indonesia Sulsel telah memfasilitasi pelatihan pengolahan produk makanan berbahan baku bawang merah kepada anggota KWT yang dilanjutkan dengan pendampingan dengan menggandeng Makassarpreneur. Kini kelompok wanita tani (KWT) telah memproduksi aneka bawang goreng khas Enrekang dengan aneka varian rasa. Kelompok wanita tani (KWT) ini difasilitasi peralatan dari dinas pertanian serta fasilitasi P-IRT dan standarisasi produk yang memenuhi selera pasar.

Melalui pendampingan kelompok, KWT olahan bawang goreng menyepakati satu merk yang akan digunakan bersama dalam penjualan produk, yaitu yaitu Bawang Goreng Maspul.

“Alhamdulillah respon pasar sangat baik selama pameran.Pembeli suka bawang goreng Maspul yang renyah,gurih dan ada varian rasa,”ujar Rismawaty,salah seorang pengurus KWT.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Enrekang adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang sangat potensial untuk usaha budidaya tanaman bawang merah.