Usai Dikukuhkan, Forum Kabupaten Sehat Luwu Utara Diminta Sentuh Dampak Buruk Gadget Bagi Anak

Editor : M N Ubay

Online24, Masamba – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, secara resmi telah mengukuhkan Forum Kabupaten Sehat, Selasa 26 September 2018 kemarin di Aula BAPPEDA. Pengukuhan ini dilakukan dalam rangka menghadapi Penilaian Kabupaten Sehat Tingkat Provinsi pada Oktober – November 2018 dan Tingkat Nasional pada Juni – Juli 209.

Banyak harapan yang digantungkan kepada Forum Kabupaten Sehat agar forum ini bekerja dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawabnya, utamanya bagaimana menciptakan masyarakat dan lingkungan yang sehat. Meski demikian, ada harapan besar lainnya yang mesti menjadi perhatian, yaitu bagaimana menjaga anak dari pengaruh buruk gadget dan internet.

Harapan ini diutarakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfoo), Arief R. Palallo, yang begitu intens melakukan upaya agar persoalan ini secepatnya diatasi.

“Indikator pengaruh buruk gadget dan Internet belum ada di Forum Kabupaten Sehat. Padahal ini sudah sangat berbahaya. Kalau anak-anak sudah kecanduan, susah sekali untuk disembuhkan. Bukan cuma kesehatan fisik, tapi juga psikis,” jelas Arief.

Untuk itu, eks Kepala Kantor Pengelolaan Data Elektronik ini berharap Forum Kabupaten Sehat, termasuk juga Forum Anak Kabupaten dan Forum Internet Sehat, agar segera memasukkan  indikator tersebut ke dalam indikator penilaian di masa-masa mendatang.

“Mari kita garap ini sama-sama. Kita mau indikator tentang pengaruh buruk gadget dan internet terhadap anak juga ada,” harap Arief dengan mimik serius.

Rencananya, Dinas Kominfo bakal melakukan sosialisasi terpadu pada 1 Oktober 2018 dengan mengundang stakeholder terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, BAPPEDA, DP3A, DP2KB, Forum Anak Kabupaten, Forum Internet Sehat, Forum Kabupaten Sehat, dan Kementerian Agama, termasuk mengundang anak sekolah dan orang tuanya.

“Kita ingin bukan hanya Kominfo, tapi persoalan ini memang harus ‘dikeroyok’ secara bersama,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Anjas Rusli, menyambut baik apa yang diusulkan Kadis Kominfo Arief R. Palallo.

“Cocok, ini ide yang sangat bagus. Sebenarnya, indikator ini sudah masuk di tatanan kesehatan masyarakat yang sehat dan mandiri,” terang Anjas Rusli.

Cuma, katanya, implementasinya di lapangan dilaksanakan oleh masing-masing Perangkat Daerah teknis sebagai penanggung jawab masing-masing tatanan.

”Insya Allah, nanti Dinas Kesehatan dan BAPPEDA akan meminta data pelaksanaan masing-masing kegiatan, berikut capaian-capaiannya,” jelas Anjas Rusli.