Lampu Stadion Andi Mattalatta Markas PSM Tak Lolos Verifikasi Lagi

Editor : Aris Munandar
Tim Verifikator PT LIB, Surya Binanga (ketiga dari kiri) saat melakukan verifikasi lampus Stadion Andi Mattalatta, markas PSM, Kamis (27/9/2018).
Tim Verifikator PT LIB, Surya Binanga (ketiga dari kiri) saat melakukan verifikasi lampus Stadion Andi Mattalatta, markas PSM, Kamis (27/9/2018).

Online24, Makassar – Stadion Andi Mattalatta kembali tak lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB). Penerangan lampu markas PSM ini kembali belum memenuhi standar pencahayaan operator Liga 1 saat diverifikasi untuk keempat kalinya.

“Perbedaan (nilai lux) sebenarnya ada (dari verifikasi sebelumnya). Hari ini kami membawa seorang teknisi, lebih kepada konsultan. Kami bekerja sama terkait lux lampu stadion. Bersama manajemen PSM tadi kami banyak bicara teknis untuk melihat ke depan,” ungkap Tim Verifikator PT LIB, Surya Binanga usai verifikasi, Jumat (28/9/2018) dini hari Wita.

Menurut Surya, ada beberapa catatan yang diberikan konsultan lampu PT LIB kepada manajemen PSM. “Tadi dari teknisi ada beberapa catatan sih. Posisi lampu kalau ditambah harus vertikal karena kalau ke atas penerimaan cahaya itu semakin berkurang,” ujarnya.

Hingga verifikasi keempat ini, sudah ada 43 lampu di masing-masing empat tower lampu Stadion Andi Mattalatta. Sementara di bagian atap tribun tertutup, terpasang 20 buah lampu LED.

Ketua Panpel PSM, Yahya Sirajuddin mengatakan segera mengeksekusi kekurangan yang membuat lampu stadion yang didirikan sejak 1957 itu belum memenuhi standar 800 lux yang disyaratkan PT LIB.

“Kami sudah buat skema peletakan. Setelah letaknya benar, hal kedua yang kita perbaiki adalah arah lampu. Kita sebenarnya selama ini miskomunikasi. Walapun sudah 4 kali verifikasi, pemahaman kami kalau kurang luxnya, kita tambah lampu lagi. Ternyata tidak begitu,” ujar Yahya.

Teknisnya, kata Yahya, sebanyak 15 lampu akan digeser dan dibuatkan stan di samping kiri kanan lampu lama di tiap tower. Sementara 20 lampu LED di atap tribun tertutup hanya akan digunakan dalam keadaan darutat karena sebenarnya mengganggu penglihatan pemain.

“Teknisnya nanti ada pengelasan untuk tambahan stan di bagian samping. Kalau teknis dari pengamatan konsultan PT LIB, kurang lebih 15 lampu kita geser,” papar Yahya.

Ia juga mengatakan segera menyelesaikan pembenahan itu dalam dua minggu ini. “Harus selesai dalam dua minggu ini. Alhamdulillah kita juga terbantu dengan penghentian liga sementara,” ucapnya.

Yahya mewakili manajemen PSM berharap, PT LIB kembali berkenan melakukan verifikasi untuk kelima kalinya jika pembenahan tersebut selesai dilaksanakan. “Mudah-mudahan (diverifikasi lagi). Yang pasti, dimanapun stadionnya, semuanya pasti dipantau terus oleh iga,” tandasnya.

Untuk diketahui, PSM masih akan menjalani 6 partai kandang dari 11 laga tersisa menuju akhir musim Liga 1 2018. Dari 6 pertandingan kandang itu, 3 di antaranya sesuai jadwal digelar pada malam hari. Yakni menjamu Arema FC, Persib, dan Persija.

Melihat hal ini, tentu akan jadi kerugian besar bagi PSM jika harus melakoni laga usiran di tiga laga kandang itu. Pasalnya, tim Juku Eja masih berada di jalur juara dengan menempati posisi kedua (38 poin), terpaut 6 angka dari Persib di puncak klasemen sementara.