Robert Nilai PSM Tak Diuntungkan Atas Sanksi Berlapis Persib

Editor : Aris Munandar
Robert Rene Alberts
Robert Rene Alberts

Online24, Makassar – Persib harus menjalani sisa kompetisi Liga 1 2018 dengan sanksi berlapis. Selain mesti melakoni laga kandang di luar Jawa dan tanpa penonton, dua bomber subur mereka juga kena sanksi larangan bermain.

Kedua pemain itu yakni Jonathan Bauman dan Ezechiel Ndouasel. Bauman yang sudah mengoleksi 9 gol dilarang bermain dua laga. Terlebih Aliando sapaan Ezechiel yang lebih subur dengan 14 gol, harus absen di 5 laga.

Ini tentu jadi keuntungan bagi tim lain. Sebut saja bagi PSM yang jadi pesaing utama tim Maung Bandung di puncak klasemen. Dengan 38 poin, PSM hingga pekan 23 membuntuti Persib dengan selisih 6 poin.

Kendati demikian, Pelatih PSM, Robert Rene Alberts menilai jika kondisi ini tak menguntungkan timnya. “Itu tidak menguntungkan,” singkatnya usai latihan, Rabu (3/10/2018) kemarin.

Ia juga menyebut jika keluarnya sanksi berlapis dari Komdis PSSI yang bakal memyulitkan Persib itu, tidak banyak merubah motivasi bertanding para pemainnya.

“Para pemain normal saja. Karena sebenarnya kami terus berusaha meraih kemenangan di setiap laga,” sebut Robert.

Pelatih asal Belanda ini juga mengomentari perubahan jadwal di 11 pekan tersisa yang menguntungkan PSM. Sebab, mereka tidak harus jadi tim musafir karena 6 laga kandang kesemuanya digelar sore hari.

Menurut Robert, PSM tidak bisa mencampuri PT LIB selaku operator Liga 1 untuk mengatur ulang jadwal kompetisi. Ia hanya menilai jadwal baru itu jadi kendala tersendiri bagi sebagian tim karena pengumuman itu keluar jelang beberapa hari kickoff pekan 24.

PSM sendiri pada pekan ini harus terbang ke Markas Mitra Kukar FC. Keduanya akan bentrok di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (7/10/2018).

“Saya pikir bagi banyak tim ini adalah sebuah kendala. Karena mereka harus mengurus pemesanan tiket dan lain-lainnya, dengan waktu terbatas” jelas mantan pelatih Serawak FA ini.