Diprotes PSM Soal David Maulana, Begini Pembelaan RD

Editor : Aris Munandar
Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan saat memberi keterangan saat jump apers usai laga Mitra Kukar vs PSM di Stadion Aji Imbut, Minggu (7/10/2018).
Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan saat memberi keterangan saat jump apers usai laga Mitra Kukar vs PSM di Stadion Aji Imbut, Minggu (7/10/2018).

Online24, Tenggarong – Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan membela diri atas surat protes yang dilayangkan PSM ke PSSI karena tetap memainkan David Maulana saat kedua tim bentrok. Padahal sang pemain harusnya gabung Timnas Indonesia untuk persiapan uji coba.

Sesuai jadwal, gelandang serang itu harusnya sudah gabung timnas hari ini, Minggu (7/10/2018). Seperti PSM yang sudah melepas Abdul Rahman sehingga tak bermain pada pertandingan di Stadion Aji Imbut yang berkesudahan 4-1 untuk kemenangan tim Juku Eja.

RD sapaan akrab Rahmad Darmawan menyebut wajar belum melepas David karena belum ada surat resmi yang diterima manajemen Mitra Kukar. Ia pun melepas Bayu Pradana bukan melalui surat, tapi telepon dari PSSI.

“Coba tanya surat masuk gak hari ini ke (manajemen) Mitra Kukar. Belum ada mas. Bahkan kita baru dikasi tahu by phone untuk Bayu hari ini. Semuanya kan surat,” ucapnya menjawab pertanyaan awak media usai laga.

Terlebih kata RD, sudah ada tiga pemain tim Naga Mekes yang dilepas untuk membela timnas. Selain Bayu, dua lainnya yakni Muhammad Luthfi Kamal dan Rafli Mursalim di Timnas U-19. Sehingga cukup adil bagi timnya jika ia menunda melepas David.

“Dan tolong dimengerti PSM saya rasa baru hari ini lah yah, satu pemain dipanggil (Abdul Rahman). Kita dari Asian Games sampai hari ini ada empat pemain,” ujarnya.

RD melanjutkan, kondisi tanpa empat pemain pilar itu bahkan sudah terjadi pada pekan 23 saat kalah 1-4 di kandang Persebaya. Ia pun menyindir PSM yang tak kehilangan banyak pemain namun melakukan protes.

“Pertandingan terakhir melawan Persebaya empat pemain. Tim lain hanya dua maksimal. Kita bahkan minta satu pemain seperti tim lain, tapi tidak dikasih. Tapi kita tetap tidak protes,” tegasnya.

Dia juga menegaskan, meski Luthfi masih muda. Namun, gelandang itu selalu jadi pemain inti selama Mitra Kukar dibesutnya pada putaran kedua Liga 1 2018. “Yang dua di timnas itu inti loh. Luthfi selama ini inti loh bersama saya,” tegas RD.