Ardan Aras dan Deretan Pemain Minim Jam Terbang di PSM

Editor : Aris Munandar
Ardan Aras (kiri) saat melakukan latihan rutin di Stadion Andi Mattalatta
Ardan Aras (kiri) saat melakukan latihan rutin di Stadion Andi Mattalatta

Online24, Makassar – Pemain bertahan PSM, Ardan Aras harus menunggu hingga pekan 24 untuk memulai debutnya di Liga 1 2018. Penampilan perdananya pun berbuah manis usai mengantarkan tim Juku Eja menang telak 4-1 atas Mitra Kukar.

Ardan sebenarnya berpeluang tampil perdana di Liga 1 pada pekan kedua. Celakanya, ia mengalami cedera saat sesi uji coba lapangan di markas Perseru kala itu.

Ia mengalami cedera hamstring di lututnya dan diperkirakan baru akan sembuh dalam waktu sebulan. Namun, mantan pemain Pelita Jaya itu harus banyak bersabar. Cedera hamstringnya butuh waktu lebih lama untuk sembuh.

Absennya Abdul Rahman yang tak tergantikan sebagai bek tengah karena membela Timnas Indonesia pun jadi berkah tersendiri baginya. Pelatih Robert Rene Alberts memberinya kepercayaan mendampingi Steven Paulle melawan Naga Mekes.

Hasilnya tak mengecewakan. Pemain asal Majene itu tampil cukup bagus menghalau serangan lawan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (7/10/2018). Robert pun lantas memujinya.

“Terkhusus bagi Ardan, ini adalah penampilan perdananya musim ini dan dia melaksanakan tugasnya dengan baik,” puji pelatih asal Belanda ini usai laga.

Selain Ardan, ada beberapa nama lainnya di skuat tim Juku Eja yang masih minim jam terbang. Minimnya menit bermain ini tentu dipengaruhi faktor kebutuhan pelatih dan performa mereka selama latihan.

Di barisan penjaga gawang, performa apik Rivky Mokodompit harus membuat dua kiper muda Syaiful (5 laga) dan Hilman Syah (1 laga) harus bersabar mendapat satu posisi inti. Begitupun eks kiper Persib, Imam Arief Fadillah (1 laga) yang didatangkan di putaran kedua.

Di barisan pertahanan, Wasyiat Hasbullah (4 laga) dan Hendra Wijaya (5 laga) menjadi dua pemain bertahan yang jarang diturunkan. Khusus bagi Wasyiat, pemain muda ini sebenarnya adalah pemain pilar musim lalu.

Namun kehadiran Hasyim Kipuw dan Zulkifli Syukur di bek kanan, dan Fauzan Jamal dan Reva Adi Utama di bek kiri membuat jebolan pemain PON Sulsel ini harus banyak bersabar.

Di barisan gelandang, praktis tak pemain yang minim jam terbang. Hanya dua pemain muda, M Arfan (7 laga) dan Asnawi Mangkualam (9 laga) yang baru dimainkan di bawah 10 laga.

Begitupun dengan pemain di lini serang Pasukan Ramang. Hanya tiga pemain muda yakni Agi Pratama, Arsyad Yusgiantoro, dan Heri Susanto yang baru bermain di bawah 4 laga. Sisanya, selalu mendapat kesempatan bermain berkat kebijakan rotasi Robert Alberts.