Bantu Korban Bencana di Sulteng KNPI dan SMKN 1 Pinrang Gelar Gerakan Satu Liter Beras Dalan Botol

Editor : Muhammad Tohir

Online24, Pinrang-Guna meringankan beban korban gempa dan Tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pinrang dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggalang bantuan logistik berupa beras sebanyak satu liter perorang dan disimpan dalam botol.

Kepala sekolah SMKN 1 Pinrang Lasideng mengatakan Penggalangan bantuan beras ini akan digelar selama dua hari.

“kebetulan juga di Kabupaten Pinrang kita akan memperingati hari pangan internasional pada tanggal 16 Oktober 2018″, katanya, Kamis 11/09/2018).

Lasideng berharap kontribusi para Guru dan siswa SMKN 1 Pinrang ini dapat bermanfaat bagi para korban gempa dan tsunami di Sulteng.

Hal senada juga dikatakan ketua DPD KNPI Kabupaten Pinrang Febryan Abraham, ia mengajak ” warga masyarakat dari berbagai elemen seperti tokoh pemuda, agama dan masyarakat untuk melakukan kegiatan penggalangan bantuan barang logistik berupa beras yang di simpan dalam kemasan botol sebanyak 1 Liter untuk tiap orangnya.

“beras yang terkumpul akan kami paket kembali dengan jumlah berat perpaketnya lima (5) Liter untuk dibagikan ke korban bencana gempa dan tsunami di Donggala, Palu dan sigi”Ujarnya.

Febryan melanjutkan Pengiriman bantuan logistik tahap pertama sudah sampai dilokasi bencana dan telah disalurkan kepada para korban bencana.

“Tapi sayangnya karena bantuan beras yang kami kirim ditahap pertama tidak terbagi rata, bahkan ada yang tidak dapat sama sekali”, kata Febryan.

karena itu tambahnya untuk pengiriman tahap kedua nantinya pihaknya akan mengemas dalam bentuk lima (5) Liter perpakey dan diberi label”Tuturnya

Febriyan juga berterimakasih kepada masyarakat Kabupaten Pinrang yang telah ikut berpartisipasi dalam membantu para korban bencana.

“Atas nama KNPI pinrang saya sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pinrang yang telah bersama – sama membantu meringakan beban saudara – saudara kita yang terkena bencana gempa dan tsunami di Sulteng”.tandasnya.