Dewan Masjid Indonesia (DMI) membangun Masjid Darurat di Kamp Pengungsian Bencana Alam Pasigala

Editor : Muh. Idris

Online24,Palu — Kebutuhan akan sarana ibadah bagi para pengungsi korban gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi pada tanggal 28 september lalu di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), membuat Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Yayasan Kalla menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) membangun masjid darurat.

Masjid darurat yang dibangun di kamp pengungsian tersebut memanfaatkan tenda bantuan Swiss dan Turki.

Sejak sabtu kemarin (13/10), DMI – PMI dan Yayasan Kalla mulai membangun masjid darurat yang ada di kamp pengungsian di Kabupaten Donggala, Perumnas Ballaroa, dan Petobo Atas. Dalam kerjasama ini, PMI yang membangun tendanya untuk dijadikan masjid, Yayasan Kalla menyediakan soundsystem atau pengeras suara sementara DMI mendatangkan teknisi yang pengalaman mengatur Akuistik Masjid.

Untuk tahap pertama ini, DMI mendapat bantuan 10 set paket soundsystem masjid dari Yayasan Kalla. Peralatan pengeras suara ini akan dipasang pada 10 lokasi masjid darurat yang telah disiapkan oleh PMI.

Sesuai arahan Ketua Umum DMI Pusat M. Jusuf Kalla agar tim Aquistik masjid DMI segera memasang peralatan pengeras suara untuk masjid darurat yang ada di kamp-kamp pengungsian.

“Pak JK memerintahkan kami agar memberangkatkan tim dari DMI Pusat ke Sulteng,” seperti disampaikan Yadi Jentak selaku Kordinator Akuistik Masjid untuk Sulawesi Tengah.

Tim yang diberangkatkan ini berjumlah 5 orang, selain memasang peralatan pengeras suara untuk masjid darurat, juga diminta untuk mensurvei masjid yang rusak akibat bencana tersebut. Nantinya laporan tim ini akan disampaikan kepada Ketua Umum DMI Pusat Jusuf Kalla.

Sementara itu, CEO Kalla Grup Solihin Jusuf Kalla menyampaikan bahwa Kalla Grup melalui Yayasan Kall sangat peduli akan kebutuhan beribadah para pengungsi.

“Begitu DMI meminta Yayasan Kalla untuk menyiapkan Paket Soundsystem untuk Masjid Darurat, langsung kami kirim sebanyak 10 set untuk tahap awal,” terang Solihin Kalla

Sampai hari ini (minggu, 14/10) DMI telah mensetting masjid darurat lengkap dengan perlatan pengeras suara di 5 lokasi pengungsian, diantaranya di kamp pengungsian loli pesua kabupaten donggala, lasoani kota palu dan petobo atas serta loli oge di kabupaten sigi. DMI menargetkan akan memasang 100 set peralatan soundsystem masjid di kamp-kamp pengungsian baik yang dibangun PMI, Baznas, TNI-Polri maupun lembaga lainnya.

(Laporan : Yadi Jentak – DMI)