Juru Bicara Asosiasi Dietitan Australia: Beras Hitam dan Beras Coklat Lebih Baik Dikonsumsi

Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Sebagai warga Negara Indonesia, tentu tidak bisa dipungkiri bahwa makanan pokok kita adalah beras. Tapi taukah Anda bahwa di negara kita ada banyak macamnya. Ada beras putih, merah, coklat dan hitam.

Yang paling banyak dikonsumsi adalah beras putih. Namun ternyata beras putih tidaklah begitu sehat dibanding beras lainnya. Seperti dilansir dari Huffingtonpost, Simone Austin selaku ahli diet terakreditasi dan juru bicara Asosiasi Dietitan Australia mengatakan, “Tubuh kita membutuhkan karbohidrat untuk energi sehingga kita harus mengonsumsinya, meskipun orang cenderung untuk berpikir sebaliknya. Ini tentang kuantitas yang sesuai dengan kebutuhan energi Anda sendiri,”

Beras juga rendah lemak dan sumber protein yang baik. Selain itu, beras juga mudah untuk dimasak dan sangat berguna, sehingga dapat membantu membuat nutrisi yang baik. Nutrisi yang terkandung dalam beras antara lain seperti zat besi, magnesium dan juga vitamin B. Namun, itu pun tergantung pada jenis nasinya.

Setiap beras memiliki kandungan yang berbeda-beda. Namun, setiap beras memang memiliki gizi utama yaitu karbohidrat. Berikut adalah perbedaan-perbedaan dari jenis-jenis beras yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Beras putih
Beras putih memiliki lapisan sekam, bran dan kuman yang harus dibuang. Sebagai hasil dari ekstrasi ini, beras putih mengandung nutrisi yang kurang dibandingkan dengan beras hitam, merah dan coklat. Jika kita melihat 100 gram beras putih, itu semua mengandung 6,3 gram protein. Nasi putih juga cepat di cerna oleh tubuh, sehingga apabila Anda makan nasi putih secara berlebihan, Anda bisa kelebihan karbohidrat.

Salah satu alasan mengapa nasi putih dianggap lebih rendah daripada jenis yang lainnya adalah karena kandungan seratnya yang lebih rendah dibandingkan beras yang lain. “Beras putih memiliki sedikit serat karena kulit luarnya hilang,” kata Austin. Beras putih juga mengandung zat besi, namun kandungannya kurang dari beras merah.

2. Beras coklat
Bila beras putih digiling terlebih dahulu untuk menghilangkan lapisan dedak dan kuman, beras coklat adalah beras gandum utuh dengan hanya kulit luarnya saja yang dibuang. Beras jenis ini lebih kenyal dibandingkan dengan beras putih, memiliki rasa yang lebih pedas dan lebih bergizi. Dalam hal protein, beras ini memiliki kandungan 7,2 gram per 100 gramnya.

Beras coklat sangat baik untuk magnesium, yang sering dicari orang. Beras ini juga sumber tiamin dan zat besi yang bagus. Karena indeks glikemik dalam beras ini berada dalam tingkat sedang, maka jika Anda memakan beras ini, Anda akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan bila Anda memakan nasi putih.

3. Beras hitam
Beras hitam adalah jenis beras yang berbeda dibandingkan dengan beras coklat dan putih. Memasak beras hitam pun lebih lama dibandingkan memasak beras putih. Beras hitam memiliki 9,1 gram protein per 100 gramnya. Selain itu, beras hitam juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, jadi apabila Anda menderita diabetes, Anda lebih baik mengkonsumsi beras hitam karena beras ini lambat terurai.

4. Beras merah
Beras merah memiliki warna yang unik karena kandungan antosianinnya yang juga memberikan banyak antioksidan. Beras merah juga memiliki 7 gram protein dan 2 gram serat per 100 gramnya. Beras hitam dan beras merah mengandung nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, namun memang harga kedua jenis beras ini lebih mahal.

Lalu dari ke-4 jenis beras ini, yang mana yang paling sehat? Menurut Austin, beras yang lebih baik adalah beras hitam dan beras coklat. “Anda akan mendapatkan lebih banyak serat apabila mengonsumsi beras coklat dan hitam. Serat ini akan membantu Anda kenyang lebih lama dan hal ini juga baik untuk usus,” paparnya.