Dotrin Anak Didik Tolak Salah Seorang Capres, KPAI: Guru Harus Netral

Editor : Muh. Idris

Online24,Jakarta – Salah seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Bekasi, Jawa Barat dilaporkan lantaran diduga telah mendotrin murid-muridnya untuk tidak memilih salah satu Capres

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan telah menerima laporan tersebut. Melalui bidang Pendidikan Retno Listyarti, menjelaskan, hal itu diketahui setelah adanya laporan yang masuk dari orang tua murid. Menurut Retno, doktrin kebencian itu disampaikan ketika pelaksanaan Upacara Bendera.

“Diduga seorang guru yang baru dilantik sebagai Kepala Sekolah memulai pidato pertamanya saat upacara dengan ajakan jangan memilih capres tertentu dihadapan pendidik dan peserta didik,” kata Retno, Minggu (14/10/2018).

Menurutnya hal ini juga sangat ganjil. Mengingat kepala sekolah tersebut jenjang SD yang anak didiknya belum punya hak pilih.

Dengan adanya laporan itu, Retno menyampaikan bahwa oknum tersebut telah lupa kalau posisinya sebagai guru haruslah netral.

“Guru seharusnya tidak membawa pandangan politiknya ke dalam kelas, apalagi jika dibumbui dengan ujaran kebencian pada calon tertentu. Guru harus memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik kepada murid-muridnya karena dia adalah model yang ditiru oleh peserta didiknya,” pungkasnya.