Rusak Fasilitas Kampus, Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN yang Terlibat Bentrok Terancam di DO

Editor : Aris Munandar
Kaca gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin pecah akibat lemparan batu mahasiswa Fakultas SYariah dan Hukum.
Kaca gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin pecah akibat lemparan batu mahasiswa Fakultas SYariah dan Hukum.

Online24, Makassar – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Prof Aisyah Kara bakan menindak tegas mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) yang terbukti merusak fasilitas kampus.

Pasalnya, mahasiswa Fakultas Syariah melakukan penyerangan terlebih dahulu menggunakan batu secara bertubi-tubi. Akibatnya, sejumlah fasilitas di Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi rusak akibat terkena lemparan batu.

“Kalau ada yang terbukti menyerang akan di DO minimal di kasi sanksi skorsing. Tapi ada komdis yang akan memproses nantinya,” tegas Aisyah saat ditemui di Kampus UIN Alauddin, Samata, Kabupaten Gowa, Selasa (23/10/2018).

Bentrok susulan ini merupakan buntut dari bentrokan yang terjadi sehari sebelumnya antara kedua kelompok mahasiswa ini. Padahal pihak kampus sudah berusaha memediasi mahasiswa Jurusan Jurnalistik (FDK) dan Jurusan Ilmu Falaq (FSH). Permasalahan awal diduga berawal dari pertandingan futsal.

Prof Aisyah Kara pun sangat menyayangkan tindakan Mahasiswa Syariah yang kembali melakukan penyerangan. “Sudah dimediasi perwakilan dari ilmu falaq dan jurnalistik, jadi sangat disayangkan,” jelas Aisyah.

Mahasiswa Fakultas Syariah sendiri mulai menyerang pada saat kondisi Fakultas Dakwah sangat sepi. Sebagaian mahasiswa Jurusan Jurnalistik berada di rektorat dalam rangka mediasi.

Tampak beberapa kaca jendela dan pintu lantai 1 Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar pecah akibat terkena lemparan batu.

Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat yang terparkir di depan Fakultas Dakwah ikut rusak terkena lemparan batu.