SR Group Akan Kembangkan RS Internasional dan Kawasan Wisata di Sulsel

Editor : Aris Munandar

Online24, Makassar – Perusahaan properti asal Amerika Serikat, Stern Resources Group (SR Group) akan mengembangkan bisnisnya di Sulawesi Selatan. Rencananya, SR Grou[p akan mengembangkan rumah sakit internasional dan kawasan wisata agrobisnis di Kota Makassar.

Perusahaan yang telah melakukan kerja sama dengan Century Group dengan membangun beberapa Gedung Condominium dan Hotel di New York City mengaku sangat serius menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan di Kota Makassar.

Business Development Director SR Group, Dinnah Tanuhardja mengatakan SR Group sudah memulai menjajaki kesempatan untuk berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2017 dan mulai tahun 2018 sudah memulai beberapa progres proyek investasi di antaranya proyek perumahan di Balikpapan dengan luas lahan 29 Ha.

Ia juga mengaku telah berpartner dengan Royal D’Paragon untuk membangun Kost Ekslusif. Bahkan, Co-Chief Executive Officer SR Group Hartadinata Harianto dan pemilik Royal D’paragon Land Muhamad Syarief Hidayat telah sepakat melakukan kerjasama bisnis secara resmi melalui chief agreement untuk proyek awal membangun 400 unit Properti Kos Exlusif di seluruh Indonesia.

“Rencananya selama 5 tahun ke depan kami akan terus berekspansi secara aktif membangun gedung yang di fungsikan sebagai rumah kos di seluruh Indonesia,” kata Dinnah, Sabtu (27/10/2018).

Menurutnya, melalui Royal D’paragon International LLC dan dana investasi akan digunakan untuk membangun properti di Indonesia yang akan disalurkan ke PT Royal Dparagon Land di Indonesia.

“D’paragon sudah berpengalaman di property managemen dengan mengkolaborasikan short occupancy manangement, long occupancy management dan building management secara terintegrasi sangat dimungkinkan bersama SR D’paragon dapat mengembangkan hotel, apartemen, rumah sakit dan office tower,” jelasnya.

Kata dia, di tengah tekanan global dimana dampak badai dollar US yang mendesak perekonomian berbagai belahan dunia, harapan baru muncul dari bisnis properti di Indonesia menjelang akhir tahun 2018.

“Peluang bisnis menjanjikan itu didapat setelah kebijakan kerjasama terus dikembangkan pemerintah dengan negara lain, di antaranya dibukanya kran investasi ke Indonesia,” ujarnya.

Melihat Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, pihaknya berencana akan mengembangkan rumah sakit internasional dan pengembangan kawasan wisata.

“Di Sulsel dan Kota Makassar kami akan fokus pada pengembangan rumah sakit dan kawasan wisata. Karena selama ini kan orang-orang kalau berobat pasti banyak keluar negeri. Jadi kalau sudah ada rumah sakit internasional di Makassar, pasti orang tidak lari keluar negeri,” ujarnya.

Menurut dia, investasi yang akan dilakukannya di Sulsel turut akan memajukan ekonomi warga sekitar. Selain kota Makassar, pihaknya juga berencana meninjau daerah lainnya seperti Palopo dan Parepare. “Ini akan berdampak bagi kesejahteraan warga sekitar. Nanti kita libatkan mereka sehingga ekonomi mereka ada peningkatan,” paparnya.

Sebagai bentuk keseriusannya dalam mengembangkan jaringan bisnis di Sulsel, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kami telah melakukan komunikasi dengan Pak Gubernur Nurdin Abdullah. Mudah-mudahan ini langkah yang baik pengembangan perusahaan yang lebih baik ke depan,” paparnya.

,