UMP Sulsel Naik 8,03 Persen Jadi Rp 2,8 Juta

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019 nanti.

UMP yang ditetapkan Pemprov Sulsel naik sebesar 8,03 persen, dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel nomor 2877/X/2018, UMP ditetapkan menjadi Rp 2,8 juta. Kenaikan ini telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Agustinus Appang, sebelum menetapkan kenaikan UMP pihaknya telah menggelar rapat dengan dewan pengupahan.

“Saat rapat, ada juga pihak yang tidak setuju dengan kenaikan UMP ini. Saya berharap kenaikan ini dapat diterima oleh pengusaha dan pekerja,” ujarnya usai menggelar konfrensi pers di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (1/11/2018).

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, kebijakan ini dengan memperhatikan hak dan kewajiban. Tidak memberatkan pengusaha dan terdapat kenaikan gaji pekerja/pegawai.

“Untuk UMP ini yang mana kita dahulukan hak atau kewajiban? Dua-duanya penting, tidak memberatkan pengusaha tetapi ada kenaikan untuk para karyawan,” kata Nurdin Abdullah.

NA yang ditemui di sela-sela kegiatannya di Jalan Andi Djemma, Makassar, berharap dengan penetapan ini, maka pekerja dapat meningkatkan produktivitasnya serta perusahaan mendapatkan laba yang bagus.

“Tentu akan berpengaruh pada pendapatan kita. Pasti ada bonus, gaji tidak seberapa, bonus juga yang penting,” harapnya

Kenaikan UMP ini mulai akan berlaku serentak di Sulsel pada 1 Januari 2019 mendatang.