Merasa Nama Baik Tercemar, Korban Berita Hoaxs ini Lapor Polisi 

Editor : Andhika BD

Online24, Palembang – Beberapa hari terkahir ini media sosial ramai dengan berita Hoaxs penculikan anak. Kabar Hoaxs tersebut membuat banyak masyarakat resah.

Berita hoax tentang penculikan tesebut membuat resah Sartika (25). Sartika mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan akun Facebook atas nama Heni Natalia.

Pasalnya akun Facebook tersebut mengunggah foto ibu dari Sartika dan menyebutnya sebagai pelaku penculik anak.

“Saya tidak terima ibu saya dituduh hendak menculik anak. Ibu saya di sana berdagang buah, bukan mau menculik. Kenapa foto ibu saya disebar begitu dan dituduh menculik?” ujarnya.

Sartika merasa nama baik keluarganya tercemar karena postingan Facebook tersebut. Sartika sendiri baru mengetahui postingan tersebut setelah diberitahu oleh sepupunya.

Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Hariyadi mengatakan bahwa laporan tersebut sudah diterima dan dalam proses penyelidikan.

“Sudah diterima dan masih dalam proses penyelidikan,” singkat Andi.

Akun Facebook Heni Natalia menaguugah foto perempuan berbaju kuning dan membawa kantong kresek(belakangan diketahui perempuan tersebut merupakan ibu dari Sartika).

Dalam unggahanya ia menduga wanita tersebut merupakan pelaku  menculik anak di kawasan Talang Buruk, Kecamatan Sukarami Palembang. Ia jugajmenuliskan agar masyarakat berhati-hati terhadap orang asing seperti perempuan dalam foto tersebut.

Berikut unggahan lengkap akun Heni Natalia :

“hati2 buat warga km7 (talang buru) hentah ini modus penculikan anak atau benar2 mau jualan piring dan minta2 duit saja… ibu2 yang berada di foto ini sedang berkeliaran di daerah km7 dan di sekolah KDB II (Karya Darma Bakti).”

“Tapi apa salah nya kita patuh waspada terhadap orang asing seperti ini… apalagi banyak isu2 penculikan anak dengan modus seperti ini.”

“Mohon buat ibu” dan bapak2 di km7 (talang buruk) mohon tidak membiarkan anak bermain sendiri di luar rmh atau pun di mana saja… tetap awasin anak anda… saat berada di luar rumah atau di saat bermain di areal mall dan di saat anak lagi SEKOLAH… karena terdapat banyak modus untuk penculikan anak…”

“dan bagi teman2 mohon bantu di sebar luas kan ya… biar tidak ada penculikan anak di  daerah kita atau pun di mana saja…”.