Gubernur Sulsel : New Port Makassar Tidak Merusak Lingkungan Laut

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, baru saja melakukan soft launching salah satu proyek strategis nasional yaitu Makassar New Port, di Jalan Sultan Abdullah Raya, Jumat (2/11/2018).

Proyek yang tahap I yang telah menelan anggaran sebesar Rp 2,51 triliun ini, berada di sekitar pesisir Kota Makassar. Proyek yang menimbun sebagian laut ini, oleh warga sekitar Cambayya dan Buloa dianggap merusak lingkungan yang berdampak pada hasil laut yang menjadi pendapatan mereka.

Namun, hal tersebut dibantah langsung oleh Gubernur Sulsel. Menurutnya, pembangunan proyek Makassar New Port tersebut telah melalui berbagai kajian. Sehingga tidak mungkin merusak lingkungan laut.

“Semuanya sudah melalui kajian. Tidak mungkin pemerintah merusak lingkungan,” tegas Nurdin Abdullah.

Hal yang sama dikatakan oleh Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) Farid Padang. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan nelayan sekitar Paotere, dan seluruh pembangunan berada jauh dari jangkauan aktivitas nelayan.

“Semua sudah sesuai, yang paling penting pasir untuk pembangunan diambil dari luar jado tidak merusak biota laut,” jelas Farid.

Lebih jauh, pihak Pelindo IV selaku pemilik proyek tersebut telah memberikan bantuan kepada nelayan setempat berupa kapal motor.

“Kami sudah kerjasama dengan Kementerian Kelautan untuk pemberian bantuan. Selain itu, kami juga menyiapkan bantuan air bersih untuk warga setempat,” lanjut Farid.