Erdogan Salahkan Pemerintah Arab Saudi Atas Pembunuhan Khashoggi

Editor : Aris Munandar

Online24, Makassar – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk pertama kalinya menuduh secara langsung pemerintah Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

“Kami tahu bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi berasal dari tingkat tertinggi pemerintah Saudi,” tulisnya dalam sebuah artikel di Washington Post dilansir BBC Indonesia.

Kendati demikian, Erdogan menjaga hubungan Turki dan Saudi dengan menambahkan bahwa dia tidak yakin Raja Salman terlibat.

Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Para penyelidik Turki meyakini wartawan yang tinggal di pengasingan ini, dicekik ketika ia berkunjung untuk mengumpulkan dokumen pernikahannya dengan seorang warga negara Turki yang akan segera dilaksanakan.

Hingga kini jenasah Khashoggi belum ditemukan dan seorang pembantu Presiden Erdogan, Yasin Aktay, meyakini pria itu dilarutkan dalam asam setelah dimutilasi.

Pembunuhan itu, awalnya ditutupi oleh para pejabat Saudi dan menyebabkan krisis diplomatik antara Arab Saudi dan sekutunya.

Sejak itu, Saudi sudah menangkap 18 tersangka yang, kata mereka, akan dituntut di Arab Saudi. Namun, Turki ingin mereka diekstradisi.

Sebuah upacara peringatan yang menandai empat minggu sejak kematian Khashoggi telah diadakan di Washington, Amerika Serikat.