Hanya Enam yang Lolos SKD CPNS, Ini Tanggapan Kepala BKPSDM Luwu Utara

Editor : Muh. Idris

Online24,Masamba — Seperti sudah diketahui bahwa dari 1.078 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), khusus di Kabupaten Luwu Utara, hanya ada enam peserta yang berhasil memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade), dan dinyatakan lolos SKD.

Perbandingan jumlah peserta dan yang lolos SKD nampak begitu njomplang. Formasi CPNS Luwu Utara berjumlah 89, namun yang lolos cuma enam orang. Bagaimana BKPSDM menjawab hal ini? Kepada Luwu Utara, kab.go.id., Sabtu (3/11/2018), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), Nursalim Ramli, memberikan jawabannya. Ini sekaligus menjawab banyaknya pertanyaan masyarakat terkait hal ini.

“Hasil SKD kemarin, hanya ada enam yang memenuhi passing grade. Berdasarkan PermenPAN Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), maka sepanjang tidak ada perubahan kebijakan untuk menurunkan passing grade, maka yang lulus hanya itu saja,” ujar Nursalim.

Meski demikian, Nursalim tetap berharap agar KemenPAN membuat kebijakan terkait passing grade yang dinilai memberatkan peserta. ”Kita berharap KemenPAN membuat kebijakan untuk merevisi PermenPAN 37 dengan menurunkan passing grade, atau kalau bisa passing grade ini dihilangkan, sehingga kelulusan berdasarkan rangking saja,” harapnya.

Proses Seleksi Kompetensi Dasar akan berakhir di 17 November 2018 mendatang. Setelah itu, kata Nursalim, kemungkinan seluruh BKPSDM akan melakukan pertemuan membahas hasil SKD. “Kita lihat perkembangannya, sambil menunggu kebijakan apa yang dikeluarkan KemenPAN usai kelarnya SKD pada 17 November mendatang,” tuturnnya.

“Feeling saya, insya Allah ada kebijakan lain yang dikeluarkan, karena coba kita bayangkan, banyak sekali formasi, tapi yang lolos sedikit. Penyebab semua ini karena passing grade yang terlalu tinggi, mungkin juga faktor soal yang sulit ataukah memang karena SDM. Kalau memang ada kebijakan, ya mungkin passing grade ini yang kita harap diturunkan. Untuk itu, mari kita bersabar menunggu,” pungkasnya. (LH)