Pemerintah Isarel Usulkan UU Baru Soal Hukuman Mati Bagi Warga Palestina ke Parlemen

Editor : Muhammad Tohir
(Istimewa)
(Istimewa)

Online24,Makassar-Pembahasan mengenai Pemberian hukuman mati bagi warga Palestina yang melakukan penyerangan pada israel, mulai dibahas Parlemen Israel, itu diungkapkan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman. Ia bahkan berjanji akan sekuat tenaga agar usulan tersebut disetuji parelemen israel.

Dikutip dari AFP, Selasa (06/11/2016) Liebermen mengatakan Setelah tiga tahun berjuang, UU hukuman mati bagi teroris akan dibawa ke komisi hukum Rabu pekan depan dan akan dibacakan di depan sidang pleno Knesset (Parlemen Israel).

Jika disahkan, UU anti-terorisme akan memudahkan syarat bagi israel untuk menjatuhkan hukuman mati oleh Pengadilan Militer Israel di wilayah pendudukan Palestina. Israel mengklaim, penduduk Palestina kerap melakukan tindakan terorisme. Sementara sejak 1962 Israel tak pernah menjatuhkan vonis mati.

Saat ini untuk menjatuhkan hukuman mati, tiga hakim pengadilan wajib satu suara dalam vonis bagi warga Palestina. Jika UU baru disahkan, suara bulat sudah tak dibutuhkan. Jika suara mayoritas sudah tercapai maka vonis mati bisa dijatuhkan.

Dalam UU yang berlaku di Israel pelaku kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, penyuapan, dan kejahatan terhadap warga Yahudi masih bisa dijatuhi hukuman mati. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan mendukung pemberian hukuman mati terhadap warga Palestina yang terkait beberapa kasus tertentu.

Namun, tak semua anggota partai pemerintah dan pendukung Netanyahu yang setuju dengan pemberlakuan UU baru itu. Beberapa nama penting bahkan lantang meneriakkan penolakannya.