Tidak Mampu Beli Sabu, Remaja Ini Mencoba Rebusan Pembalut Wanita

Editor : Muh. Idris

Online24, Semarang – Akhir-akhir ini muncul Fenomena baru. Dimana kalangan remaja kecanduan pembalut rebus.

Hal itu terungkap di Jawa Tengah yang berawal dari laporan warga yang resah dengan perilaku menyimpang generasi muda tersebut.

Akibat prilaku yang tidak masuk akal itu, Membuar mereka kehilangan konsentrasi baik ketika di rumah maupun di sekolah.

“Ada teman yang sampaikan kalau anaknya seperti kecanduan. Tapi bawaannya bengong melulu, tidak bisa konsentrasi,” ungkap Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, AKBP Suprinarto, Selasa (6/11/2018).

Berdasarkan laporan tersebut, BNN bergegas melakukan penyelidikan dan  melibatkan psikolog, terlebih korban sekaligus pelaku masih tercatat sebagai anak-anak. Dari hasil keterangan anak itu ternyata dia bersama rekan-rekannya biasa merebus pembalut lalu diminum air rebusannya.

“Alasannya karena mereka tidak bisa membeli sabu, padahal mereka ini ingin merasakan (sensasi sabu), jadi mereka iseng-iseng merebus pembalut” ujarnya.

Anak-anak tersebut ternyata mendapat ide dari kelompok remaja lain yang terlebih dahulu melakukan kegiatan serupa. Setelah ditelusuri, petugas menemukan kasus yang sama antara lain di seperti Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, serta di Kota Semarang bagian timur.

Sementara seorang psikolog Indra Dwi Purnomo menyampaikan, fenomena anak-anak kecanduan pembalut rebus sebelumnya juga ditemukan di Karawang, Belitung Timur, dan Yogyakarta. Dia pun prihatin karena fenomena itu menyasar pada anak-anak usia 13-16 tahun.

“Usia remaja itu selalu bereksperimen tentang sesuatu yang baru, lalu mereka ikut nyoba. Jadi dalam satu kelompok, bila kita periksa satu sama yang lain juga sama yaitu minum air rebusan pembalut itu,” tutur Indra.