Pemkot Palopo Bakal Hadirkan Aplikasi di Ponsel Android Halo Kesbang

Editor : Aris Munandar

Online24, Palopo – Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Palopo segera menghadirkan aplikasi di ponsel Android bernama Halo Kesbang. Aplikasi ini diperuntukkan untuk mempermudah komunikasi masyarakat dan pemerintah demi mewujudkan pemahaman dan pengamalan empat Pilar Kebangsaan.

Hal ini terungkap pada kegiatan seminar peningkatan wawasan kebangsaan di Gedung Badan Kesbangpol dan Linmas, Kota Palopo, Senin (12/11/2018).

Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Palopo, Baso Sulaiman dalam laporannya menyampaikan proyek ini dalam rangka meningkatkan stabilitas melalui deteksi dini pola kemitraan yang menjadi salah satu gagasan dari Kepala Badan Kesbang Politik di tahun 2018.

“Proyek perubahan ini dilatar belakangi kondisi dan sistem yaitu permasalahan kita di bidang deteksi dini. Belum terciptanya deteksi dini selama ini dengan tepat, disebabkan karena terkendalanya alat-alat komunikasi yang moderen,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya berusaha menciptakan satu alat aplikasi mobile android dimana nantinya alat ini menjadi sarana menginformasikan deteksi yang dilakukan oleh masyarakat.

“Karena ini adalah program pendek jadi kami hanya mampu memakai WA, nomor telfon kantor dan dengan melalui email.
Tetapi nanti setelah insentensi anggaran yang kemarin sudah menyetujui dari pihak insentensi untuk membuat aplikasi di tahun 2019 dengan nanti RT melapor melalui aplikasi itu saja,” ungkap dia.

Sementara sambutan Walikota Palopo yang di Wakili oleh Sekda Kota Palopo, Jamaluddin mengapresiasi atas lahirnya ide pembuatan wadah komunikasi “Halo Kesbang“ yang diinisiasi oleh kepala Kesbangpol Linmas Kota Palopo.

“Saya berharap agar hal ini menjadi salah satu alat penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka menyikapi dan menangani berbagai ancaman dan pengaruh dinamika sosial di daerah ini,” ucapnya.

Ia berharap agar kedepan wadah komunikasi ini dapat dikembangkan melalui aplikasi yang lebih permanen sehingga dapat mudah diakses oleh siapa pun. Pengembangan “ Halo Kesbang “ ini harus diupayakan dan tidak bertumpu pada pola dan metode konvensional.

“Sebisa mungkin, layanan ini dapat terkoneksi dengan telpon selular yang dimiliki masyarakat karena itu, kerjasamakan dengan pihak terkait agar perangkat layanan ini dapat tampil lebih modern dan update dengan perkembangan terkini,” tambahnya.

“Layanan “Halo Kesbang“ Palopo harus didukung dan ditopang oleh tenaga Sumber Daya Manusia yang juga harus stand by melakukan langkah koordinasi dan tindak lanjut dengan stkaeholder terkait. Kesigapan tim layanan “ Halo Kesbang “ pun harus ditunjang dengan sarana yang representativ sehingga layanan “ Halo Kesbang “ dapat memberi efek yang lebih baik,” tandasnya.