Beda Pendapat Robert dan Teco Soal Kepemimpinan Wasit Laga PSM Vs Persija

Editor : Aris Munandar
PSM vs Persija (Adam/Online24)
PSM vs Persija (Adam/Online24)

Online24, Makassar – Sejumlah keputusan wasit yang memimpin laga PSM kontra Persija dinilai berbau kontroversi. Protes berkali-kali bahkan dilayangkan kubu tim Juku Eja kepada pengadil di Stadion Andi Mattalatta, Jumat (16/11/2018).

Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 itu sendiri dipimpin oleh wasit utama Prasetyo Hadi. Wasit asal Jawa Timur ini dibantu oleh asisten wasit I Harry Cristanta, asisten wasit II Mochamad Musafak, dan wasit cadangan Handry Kristanto.

Bagi pelatih PSM, Robert Rene Alberts, wasit banyak mengeluarkan keputusan yang merugikan timnya. Seperti ketika timnya tengah membangun serangan dan kemudian pertandingan dihentikan karena ada pemain Persija yang tergeletak di dalam lapangan.

Begitupun soal sepakan bebas yang terlalu mudah diberikan Prasetyo kepada Persija pada babak pertama yang berujung terciptanya dua gol ke gawang Rivky Mokodompit. Dua gol itu diciptakan Jaimerson da Silva pada menit 8 dan gol bunuh diri Abdul Rahman pada menit 27 yang kesemuanya berawal dari tendangan bebas di sisi kiri.

“Saya tahu kalian akan menanyakan bagaimana kepemimpinan wasit tadi. Dan di tengah pekan kemarin, kalian tanya faktor lain yang akan mempengaruhi pertandingan ini seperti wasit, tapi saya bilang tidak ada komentar,” buka Robert saat sesi jumpa pers usai laga.

“Dan setelah orang menyaksikan rekaman di televisi, dimana mereka orang netral. Semua orang bisa lihat mengapa pertandingan ini susah. Tapi PSM tetap mendapat hasil satu poin. Saya kira ini kelihatan sekali, beberapa kali saat kita menyerang tiba-tiba dihentikan wasit karena ada pemain lawan terlentang.”

“Dan mereka juga mendapat tiga sepakan bebas dalam 5 menit. Saya kira semua orang bisa menilai ini. Saya tidak bisa berkomentar.”

Lain halnya dengan penilaian pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco. Ia memilih tidak berkomentar soal kepemimpinan wasit pada laga itu karena menurutnya ada tim penilai yang ditugaskan PSSI. Dirinya hanya menyarankan wasit di Liga 1 diberi pelatihan terutama untuk menjaga kondisi fisik mereka.

“Saya pikir pssi harus memberi program pelatihan kepada wasit. Seperti kondisi fisik wasit yang saya lihat kurang. Ini harus diperbaiki, tidak hanya dikritik kritik saja, harus diperbaiki. Harus ada solusi,” jelas Teco.