Tak Mau Bergantung Hasil Persija, PSM Fokus Sapu Bersih Dua Laga Sisa

Editor : Andhika BD
Pelatih PSM Robert Rene Alberts dan kapten PSM Wiljan Pluim.

Online24, Jakarta – Liga 1 2018 menyisakan dua pekan menuju akhir musim. PSM sebagai pemimpin klasemen tak mau bergantung dengan hasil Persija sebagai pesaing utamanya untuk jadi kampiun.

Pekan 33, tim Juku Eja akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Senin (3/12/2018) besok. Sementara Persija berjumpa tuan rumah Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Minggu (2/12/2018) malam ini.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts menilai Bhayangkara FC akan memberikan perlawanan sengit. Sebab, kemenangan akan membuat The Guardian finis di posisi ketiga dan berpeluang tampil di Piala AFC.

“Dua tim bagus yang akan berusaha saling mengalahkan. Dan kita saat ini juga dalam persaingan hingga akhir memperebutkan gelar juara,” papar Robert membuka pembicaraannya saat sesi jumpa pers, Minggu (2/12/2018).

“Musim ini berbeda. Kita punya peluang jadi juara sementara Bhayangkara berpeluang tampil di Piala AFC. Kami bertekad meraih kemenangan pada pertandingan kali ini,” dia menambahkan.

Pelatih asal Belanda ini juga menolak mengomentari terkait kesulitannya ketika berhasil membawa Arema juara liga pada musim 2009/2010 lalu dengan PSM musim ini.

Ia hanya berharap, peluang menjadi juara ini dijadikan motivasi bagi Zulkifli Syukur dkk. untuk merebut kemenangan pada dua laga tersisa. Tanpa harus bergantung hasil pertandingan Persija.

“Kita tidak mau melihat pertandingan tim lain, tapi kita fokus ke pertandingan kita sendiri,” jelasnya.

Senada dengan Robert, kapten PSM, Wiljan Pluim juga hanya ingin fokus kedua laga tersisa timnya. Setelah melawan The Guardian, PSM selanjutnya menutup musim di kandang sendiri menjamu PSMS Medan.

“Saya fikir ini sangat sederhana sekali. Kita tidak perlu fokus ke hasil tim lain. Kita hanya perlu memenangkan dua pertandingan terakhir. Di sini dan juga menang di Makassar.”

“Apapun yang terjadi dengan tim lain hingga pertandingan terakhir, kita tidak pikirkan. Bisa saja Persija menang di Bali sehingga penentuan juara sampai pada laga terakhir. Makanya kita harus menang terus dan jadi juara,” tendasnya.