DPRD Makassar Imbau Pembangunan Drainase Dipercepat

Editor : Noor Rahma

Online24, Makassar – Memasuki musim penghujan, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mengimbau agar proyek pembangunan drainase dipercepat terutama disejumlah ruas jalan yang rawan terkena banjir. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir di puncak tertinggi musim hujan.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan, Kamaruddin Olle mengimbau agar pembangunan drainase di sejumlah titik segera diselesaikan. Apalagi, hal ini sudah menjadi perhatian dalam anggaran perubahan 2018. Diketahui, anggaran Dinas PU ditambah Rp65 miliar dalam APBD Perubahan. Anggaran tersebut untuk perbaikan infrastruktur, seperti drainase, jalan lingkungan, dan lampu jalan.”Perlu dipercepat. Kalau misalnya musim hujan itu kan sangat dibutuhkan untuk mengatasi banjir. Jadi, kalau kita lihat di musim hujan ini maka yang mengatur teknis harus mengantisipasi sepecepatnya semua supaya pekerjaan itu cepat selesai,” kata legislator Partai Nasdem ini.

Apalagi, katanya, tahun anggaran tinggal sebulan lagi. Pembayaran harus diselesaikan paling lambat 23 Desember 2018. Ini berarti, batas akhir pengerjaan drainase harus diselesaikan sebelum tanggal 24 Desember 2018.

“Anggaran tahun 2018 sudah mau berakhir. Saya kira pembayaran terakhir itu tanggal 23 Desember. Kedua, kalau kita melihat masalah progres, itu kan berkaitan dengan masyarakat di bawah. Batas waktu sampai 24 Desember, kalau dilihat anggaran yang berjalan ini, khususnya drainase dan jalan, sudah sejauh mana progresnya, Apalagi sudah habis tahun anggarannya?” katanya.

Ia mengatakan, dari hasil monitoring dan evaluasi beberapa waktu yang lalu, Dinas Pekerjaan Umum melaporkan jika beberapa proyek pengerjaan drainase masih dalam proses tender, beberapa diantaranya sudah dilelang bahkan sementara dikerjakan. Hanya saja, masih ada beberapa yang sama sekali belum disentuh, seperti drainase di Jl Paccerakkang, Biringkanaya dan Manggala.

“Ada memang beberapa kegiatan itu yang masih sementara proses tender. Padahal kalau betonisasi jalan itu kan cuma butuh dua minggu bisa kelar. Mengenai drainase, itu kan barang jadi, tinggal dipasang. Jadi, tidak membutuhkan waktu lama,” katanya.

Karena itu, ia berharap pengerjaan drainase ini bisa diselesaikan tepat waktu untuk mengantisipasi banjir yang menghantui masyarakat kota Makassar. “Ini terutama di titik-titik rawan banjir, itu yang harusnya jadi prioritas,” pungkasnya.