Pengalengan Rambutan Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Lutra

Editor : Muh. Idris

Online24,Masamba — Pengembangan metode produksi pertanian, mulai pascapanen sampai ke pemasaran hasil terus mengalami perubahan. Salah satu metode yang terus dilakukan adalah pengalengan buah. Khusus di Luwu Utara, Pemerintah Daerah melalui Balitbangda, terus berupaya mengkaji dan meneliti proses pengalengan buah rambutan ini.

Bahkan saat ini sudah sampai pada tahap Seminar Hasil yang dilakukan pada Senin (3/12/2018) kemarin di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara. Seminar yang dibuka Sekda Abdul Mahfud ini menghadirkan peneliti dari Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI); Ir. Agus Susanto dan Dr. Asep Nurhikmat, MP.

Dalam sambutannya, Sekda Mahfud berharap agar hasil penelitian atau riset pengalengan buah rambutan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, mendorong munculnya usaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Bahkan bisa juga mengurangi angka kemiskinan, termasuk dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” tutur Mahfud.

Kegiatan ini, kata Mahfud, berupa Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Budidaya dan Pascapanen bekerjasama dengan BPTBA – LIPI. “Luwu Utara kaya akan hortikultura, salah satunya rambutan. Jadi, perlu sentuhan teknologi agar buah ini tidak rusak, harganya stabil, dan tersedia sepanjang tahun,” imbuh Mahfud.

Sementara Kepala Balitbangda Luwu Utara Bambang Irawan, dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan daya simpan dan nilai ekonomi buah rambutan serta mengetahui hasil pengujian pengalengan buah rambutan yang bahan bakunya berasal dari Luwu Utara. “Terima kasih buat BPTBA atas kerjasama ini,” pungkasnya. (MR/LH)