Di Duga Dendam Lama, Warga Sidrap Ini Mengaku di Jambak, Ditarik dan Berdarah

Editor : Muhammad Tohir

Online24, Sidrap-Sunarti (26), warga Kelurahan Lajonga, Kecamatan Pancalautang, Kabupaten Sidrap mengaku di aniaya dua orang wanita dan langsung mengeroyoknya.

“Waktu itu, saya sedang menjaga toko jualan saya. Mereka tiba-tiba datang memukul  dan menjambak rambut saya,” kata Sunarti.

Akibat penganiayaan tersebut, ia sempat mengalami sejumlah luka goresan di bagian kakinya karena diseret keluar dari tokonya saat dikeroyok dua wanita yang juga tetangganya tersebut.

“Sambil dijambak, saya ditarik keluar, sehingga saya berdarah,” tutur Sunarti.

Kejadian penganiayaan tersebut kata terjadi 1 Oktober 2018 lalu dan dipicu dendam lama, karena sebelumnya suaminya ada masalah dengan terduga pelaku.

“Mereka adalah keluarga suami saya. Mereka memang pernah berselisih. Tapi, itu sudah didamaikan secara kekelurgaan, sekarang saya lagi yang jadi korban,” lontar Sunarti.

Ia telah melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian polsek Panca Lautan, namun sejak ia laporkan dua bulan lalu kasus yang menimpanya tersebut sepertinya belum ada kejelasan.

“Peristiwanya sudah lebih dua bulan. Saya laporkan langsung ke polisi beberap saat setelah kejadian. Tapi, sampai saat ini sama sekali belum ada tindakan dari polisi,” Ujar Sunarti, Kamis (06/12/2018).

ia berharap pihak kepolisian segera memproses perkara tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. “Saya sudah divisum dan ada keterangan medisnya. Semuanya sudah saya serahkan ke polisi. Tapi, kenapa kasus ini tidak dilanjutkan,” Keluhnya.

Menanggapi hal tersebut Kapolsek Pancalautang, Iptu Hary Luthfi WPC mengaku kasus penganiayaan yang dilaporkan Sunarti tersebut sudah diproses dan sudah masuk tahap penyidikan.

“Kami telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus untuk ditindaklanjuti. Jadi, tidak benar jika kami mendiamkan masalah tersebut,” tandasnya.