Musim Penghujan, BPBD Lutim Bekali Warga Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Lutim-Mengantisipasi perubahan iklim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, membekali warga dengan menggelar Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim. Pelatihan ini dibuka Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Askar, di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Jumat (07/12/2018).

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Luwu Timur, Mardani mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sinergitas, koneksitas dan kesiapsiagaan dalam pengurangan resiko bencana dengan sasaran masyarakat Luwu Timur yang terdiri dari Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda, Tokoh wanita dan dunia usaha yang berjumlah 125 setiap angkatan.

“Total keseluruhan peserta berjumlah 250 orang, dibagi dua angkatan, dimana setiap angkatan berjumlah 125 orang yang merupakan perwakilan tiap kecamatan,” jelasnya.

Kegiatan ini kata dia, akan berlangsung selama tiga hari, yakni 7 hingga 9 Desember 2018 dengan narasumber dari BPBD Provinsi Sulawesi Selatan, BMKG Andi Jemma Masamba, Manggala Agni dan Dinas Kesehatan Luwu Timur.

Mewakili Bupati, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Askar mengatakan, wilayah Luwu Timur memang rawan bencana. Secara geografis wilayah Luwu Timur di kelilingi sesar aktif yakni sesar palu koro dan sesar matano yang menyebabkan gempa bumi, belum lagi bencana longsor, banjir hingga bencana kebakaran.

Askar melanjutkan pemahaman akan penanggulangan bencana merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, sehingga penanganan bencana dapat lebih cepat, tepat dan meminimalkan dampak kerugian yang timbul.

“Momentum pelatihan ini sangat tepat karena saat ini sudah memasuki musim penghujan. Masyarakat harus senantiasa siap siaga terhadap berbagai peristiwa yang mungkin saja terjadi. Olehnya itu, manfaatkan dengan baik pelatihan ini,” tandasnya.