Pemkab Lutim Harap Transmigran Dapat Memotivasi Semangat Kerja Bagi TPS

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Lutim-Didampingi Kepala Bidang Transmigrasi Tenaga kerja Perindustrian Kabupaten Luwu timur, Asisten Perekonomian dan Infrastekutur, H. Budiman mewakili Bupati Luwu Timur menyambut langsung para Transmigran daerah asal Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur di UPT Mahalona SP.1 SKP.C, di Aula Kantor Camat Towuti, Selasa (18/12/2018).

Kabupaten Luwu Timur merupakan pemekaran  Kabupaten Luwu Utara yang terbentuk pada Tahun 2003 dan terbagi dalam 11 Kecamatan, dan menerima program pembangunan permukiman Transmigrasi mulai Tahun 2007 sampai dengan tahun ini, dengan jumlah KK sebanyak 1.190 KK yang terdiri dari 4 UPT dan satu lokasi Garkim (Pemugaran Pemukiman).

Wilayah kawasan Mahalona ini dicanangkan oleh Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi sebagai Kota Terpadu Mandiri (KTM) atau Kawasan Perkotaan Baru (KPB), karena mempunyai luas pencadangan areal kurang lebih 10.250 Ha.

Selanjutnya kontribusi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mengembangkan Kota Terpadu Mandiri (KTM) atau Kawasan Perkotaan Baru (KPB) di kawasan Mahalona antara lain, tersedianya jaringan listrik oleh PLN, tersedianya Puskesmas Rawat Inap selama 24 Jam, tersedianya sekolah SMU dan SMP serta pembangunan jalan poros beton dari Desa Timampu menuju kawasan Mahalona melalui dana APBD.

Komoditas andalan di wilayah Mahalona adalah tanaman Merica (Lada) dan Padi yang merupakan penumpang pendapatan ekonomi para Transmigran, hal ini terbukti pada Tahun 2017 salah satu warga Transmigran dari UPT Mahalona SP 4 terpilih menjadi transmigran Teladan Tingkat Nasional Juara 1.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Infrastekutur, H. Budiman mengatakan, pembangunan permukiman Transmigrasi lokasi baru UPT Mahalona SP 1 SKP.C ini direncanakan pada Tahun 2010, dengan daya tampung kurang lebih 250 KK, dan luas wilayah kurang lebih 600Ha.

Untuk Tahun ini, Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur mendapat  alokasi Dana APBN tugas pembantuan dari Dirjen PKP2TRANS untuk pembangunan RTJK sebanyak 40 KK, untuk penempatan Transmigran 20 KK dari Transmigran daerah asal dan 20 KK dari Transmigran penduduk setempat (TPS).

Harapan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan kedatangan warga transmigran daerah asal Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi Jawa Timur, setelah ditempatkan dilokasi UPT Mahalona SP 1 SKP.C dapat memberikan motivasi semangat kerja kepada Transmigran penduduk setempat (TPS), dalam mengembangkan budidaya tanaman sesuai dengan kondisi yang ada diwilayah ini. Selain itu

juga dapat memberikan dorongan dalam meningkatkan pembangunan dari lokasi pemukiman transmigrasi menjadi Desa yang mandiri dan berkembang pesat.

Selanjutnya, diharapkan pula dapat hidup bersama saling hormat-menghormati, dan toleransi dalam setiap menjalankan kegiatan baik itu musyawarah, rembuk Desa, dan gotong royong dalam membangun UPT yang lebih baik.

Dalam penyambutan Transmigran daerah, juga dilakukan serah terima transmigrasi asal Jawa Tengah dan Jawa Timur oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.