Raih Akreditasi ‘A’, UMI Gelar Zikir dan Doa Bersama

Editor : Aris Munandar
Rektor UMI, Prof. Basri Modding berfoto bersama seluruh civitas akademika UMI usai menggelar zikir dan doa bersama
Rektor UMI, Prof. Basri Modding berfoto bersama seluruh civitas akademika UMI usai menggelar zikir dan doa bersama

Online24, Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berhasil meraih ‘Ukreditasi Unggul (A)‘ sesuai surat keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi No. SK: 412/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2018 tgl 19 Des 2018.

Raihan tersebut menjadikan UMI sebagai Perguruan Tinggi  Swasta (PTS) terbaik dan pertama diluar pulau Jawa yang mendapatkan akreditasi A.

Atas pencapaiannya, seluruh civitas akademika UMI mengelar syukuran dengan mengadakan zikir dan doa bersama di Menara UMI Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (20/12/2018).

Rektor UMI, Prof. Basri Modding mengatakan bahwa pencapaian tersebut berkat kerjasama semua pihak civitas akademika UMI dengan perjuangan yang luar biasa.

“Kami berjuang setengah mati raih akreditasi ini, dan nilainya juga pas-pas. Tentunya semua ini dicapai dengan kebersamaan dan kerjasama masing masing civitas akademik UMI,” katanya.

Basri juga mengungkapkan bahwa capaian ini juga merupakan kerja keras Rektor yang lama.

“Ini juga berkat Rektor lama dan para Dekan saat ini, yang telah memberikan suporting. Selama ini berjuang setengah mati, alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ungkapnya.
Raih Akreditasi A, UMI Makassar PTS Terbaik

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin menjelaskan ada tujuh standar penilaian sehingga UMI bisa meraih akreditasi A.

“ada beberapa standar penilaian yaitu produktivitas kampus atau kinerja kampus. Sumber Daya Manusia (SDM) seperti jumlah guru besarnya, penelitian yang dilakukan dan prestasi mahasiswa. Serta alumni kampus juga menjadi penilaian,” ujarnya.

Jasruddin juga mengungkapkan bahwa UMI memiliki fasilitas kampus yang tidak dimiliki oleh kampus lain, yaitu Padang Lampe, yang memberikan bekal moral dan mental yang baik bagi para mahasiswanya.

“BAN-PT mengakui, 10 tahun terkahir ini UMI itu eskalasi demo mahasiswanya turun sekali. Salah satu dampaknya, mahasiswa dibina mentalnya di Padang Lampe, dan itu tidak dimiliki oleh perguruan tinggi yang lain,” pungkas Jasruddin.